Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

139 Dokter Dan 92 Perawat Telah Wafat Karena Covid-19, PB IDI Imbau Masyarakat Taat 3M

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 01:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah dokter dan perawat yang meninggal karena terinfeksi pandemi Covid-19 di Indonesia masih saja bertambah banyak.

Berdasarkan paparan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), per Sabtu (3/10) jumlah total dokter yang meninggal telah mencapai 139 orang.

Rinciannya adalah 130 dokter yang ikut menangani Covid-19, kemudian 9 dokter gigi umum serta spesialis. Sementara, jumlah perawat yang meninggal sebanyak 92 orang.


"Dari 130 dokter yang wafat, terdiri dari 67 dokter umum dengan 4 di antaranya merupakan guru besar. Kemudian 61 dokter spesialis dengan 4 di antaranya adalah guru besar, serta 2 orang dokter residen," ujar Ketua Tim Protokol dari Tim Mitigasi IDI, DR Eka Ginanjar, SpPD-KKV melalui siaran persnya, Sabtu (3/10).

Sebanyak 130 dokter yang menangani Covid-19 tersebut, lanjut Eka Ginanjar, berasal dari 18 IDI wilayah provinsi dan 61 IDI Cabang kota dan kabupaten.

Pertambahan jumlah dokter yang wafat tersebut membuat PB IDI prihatin. Meskipun di satu sisi pemerintah dan banyak pihak gencar mengampanyekan pentingnya protokol kesehatan.

"Namun jumlah kematian tenaga kesehatan terutama dokter semakin bertambah pesat. Angka kematian yang cepat ini membuktikan bahwa masyarakat tidak hanya abai terhadap pelaksanaan protokol kesehatan namun juga tidak peduli pada keselamatan tenaga kesehatan," ungkap Eka Ginanjar.

Karena itu, PB IDI secara institusi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk peduli kepada keselamatan dokter dan tenaga medis yang bertugas merawat pasien infeksi Covid-19. Di mana, upaya yang bisa dilakukan ialah disiplin menerapkan 3M.

Rumus 3M pertama tersebut, dijelaskan Eka Ginanjar, adalah selalu memakai masker dengan baik dan benar untuk menghindari proses penularan Covid-19 yang bisa terjadi karena droplet atau bahkan aerosol dalam kondisi ruangan dengan sirkulasi yang tidak baik.

Rumus "M" kedua adalah menjaga jarak lebih dari 1 meter dan menghindari kerumunan saat beraktiitas bersama dalam waktu lama dengan sirkulasi udara tertutup, termasuk makan bersama.

Kemudian "M" yang ketiga yakni rajin mencuci tangan dengan menggunakan air yang mengalir dan sabun selama 40 sampai dengan 60 detik. Atau bila tidak ada dapat menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol.
 
"Pelaksanaan 3M ini harus dilaksanakan secara masif oleh semua orang tanpa kecuali. Dengan demikian penyebaran Covid-19 ini dapat dikendalikan dengan baik sehingga dapat menekan jumlah korban dan kerugian yang lebih besar dari berbagai sektor," ucap Eka Ginanjar.

"Disiplinkan diri Anda untuk menggunakan masker dan melaksanakan 3M dalam kehidupan sehari-hari seraya mengingatkan keluarga, teman, ataupun rekan kerja dan orang terdekat lainnya untuk menerapkan hal yang sama," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya