Berita

Disiplin protokol kesehatan/Net

Suluh

PANDEMI COVID-19

Peningkatan Kapasitas Tes Memang Harus, Tapi Disiplin Protokol Kesehatan Yang Utama

SABTU, 03 OKTOBER 2020 | 14:27 WIB | OLEH: RUSLAN TAMBAK

Pernyataan Menko Polhukam, Mahfud MD bahwa penyebaran Covid-19 di Jakarta termasuk Aceh naik tinggi meskipun kedua daerah tidak menggelar Pilada 2020, mendapat respons beragam.

Tingginya kasus Covid-19 di DKI Jakarta dinilai tidak ada korelasinya dengan tidak diselenggarakannya Pilkada 2020 di provinsi ibukota negara.

Di Jakarta, tingkat kasus Covid-19 memang tinggi. Namun, bukan karena tidak menyelenggarakan pilkada, tapi mobilitas dan interaksi masyarakat memang tinggi.


Jumlah orang dites di Jakarta terus meningkat seiring dengan bertambahnya kapasitas testing. Jumlah penduduk Jakarta yang melakukan tes hampir sama dengan gabungan 33 provinsi lain.

Hingga 23 September 2010, Jakarta telah melakukan tes PRC terhadap 857.863 orang, atau 80.588 orang per 1 juta pendduduk. Dalam dua minggu terakhir, jumlah tes Jakarta meningkat secara signifikan.

Kapasitas tes corona di ibukota terus meningkat. Kapasitas tes Jakarta per minggu lebih dari enam kali lipat standar WHO.

WHO menetapkan standar jumlah tes ideal bagi setiap wilayah sebanyak 1 orang per 1.000 populasi setiap minggu.

Jakarta secara konsisten telah melewati standar WHO ini dan terus meningkatkan kapasitas tes hingga saat ini mencapai lebih dari enam kali lipat standar WHO.

Soal tes, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bisa dikatakan paling unggul dari semua kepala daerah di Indonesia.

Diharapkan, para kepala daerah lain baik gubernur dan bupati/walikota juga meningkatkan kapasitas tes di masing-masing daerah.

Namun perlu dicatat, selain penting meningkatkan kapasitas tes, yang lebih utama lagi adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Yaitu 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Satu lagi jangan lupa, menghindari kerumunan.

Pemerintah pusat dan daerah serta pihak terkait harus terus mengedukasi warga untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Pejabat terutama, seyogianya harus bekerja keras demi keselamatan warga.

Selain meningkatkan kapasitas tes dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, para pengambil kebijakan juga harus menyiapkan tiga "menu utama". Yaitu, iman, aman, dan imun.

Tiga "menu utama" ini bisa menjadi pegangan masyarakat untuk beraktivitas di masa pandemik saat ini. Iman, aman, dan imun memiliki makna berbeda-beda.

Kata "iman", didefinisikan atau dimaknai sebagai upaya ikthiar secara rohani dengan rajin menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing.

Kata "aman", memiliki arti sekaligus imbauan untuk displin protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

Adapun kata "imun", yaitu mengajak masyarakat untuk meningkatkan kekebalan tubuh lewat olahraga yang teratur, istirahat yang cukup, tidak panik, serta makan makanan yang bergizi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya