Berita

Adhie Masssardi/Repro

Politik

Penegakan Hukum Yang Berkeadilan Adalah Kunci

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tujuan pemisahan Polri dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) dimaksudkan agar menjadi Bhayangkara Demokrasi atau mengawal berjalannya demokrasi sehat di Indonesia.

“Jadi penegakan hukum yang berkeadilan adalah kunci,” kata mantan jurubicara Presiden ke-4 Abdurahman Wahid, Adhie Massardi, saat berbicara dalam program 'Tanya Jawab Cak Ulung' yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/10).

Sebagai bhayangkara pengawal demokrasi, dengan penegakan hukum yang berkeadilan sebagai kunci, Polri harus mampu menjalankan penegakan hukum yang berintegritas. Sesuai dengan asas kesamaan setiap orang di mata hukum atau equality before the law.


”Perlu pengawalan penegak hukum yang berintegritas. Siapapun yang bersalah harus ditindak. Jadi itu selain menjaga kamtibmas, Polri juga mengawal demokrasi,” tegas Adhie.

Polri juga memiliki andil dalam menciptakan pemimpin-pemimpin daerah maupun tingkat nasional yang berkualitas yang dihasilkan melalui Pemilihan Umum. Dengan cara proporsional dalam melakukan penegakan hukum.

Seperti menindak politik uang, politik transaksional, dan hal lain yang merusak sistem demokrasi.

“Nah Polisi harus bertindak. Dengan begitu, yang bertarung (dalam Pemilu) itu fair, jujur, dan pasti akan lahir pemimpin-pemimpin berkualitas,” jelas Adhie.

Sebaliknya, jika Polri hanya diam atau pura-pura menutup mata melihat praktik curang para calon pemimpin yang 'berselingkuh' dengan penyelenggara pemilu untuk meraih kemenangan, maka bisa dipastikan tujuan pemisahan Polri dari ABRI belum terealisasi dengan baik.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya