Berita

Chayathanus Saradatta/Net

Hiburan

Bawa Mata-mata, Peserta Miss Universe Thailand Didiskualifikasi

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 15:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Chayathanus Saradatta telah didiskualifikasi dari ajang kontes kecantikan Miss Universe Thailand 2020 karena diduga menggunakan akses dari orang dalam.

Dalam konferensi pers pada Rabu (30/9), pihak penyelenggaran, TPN 2018, mengumumkan dikeluarkannya finalis favorit yang kerap disapa Cheraim itu.

Direktur Eksekutif TPN 2018, Piyaporn Sankosik mengatakan, Cheraim telah melanggar aturan yang ditandatanganinya dalam kontrak. Isi kontrak menunjukkan peserta tidak boleh membawa orang luar mana pun.


Namun, Cheraim diketahui tiga kali membawa "orang luar" dalam pertemuan. Orang luar tersebut adalah manajer yang ternyata anggota dari panitia penyelenggara.

Kecurangan Cheraim pada awalnya dicurigai oleh warga net yang menemukan ponsel manajer di Instagramnya. Manajer Chaerim, Sithichai Reoviroj ternyata bagian dari panitia TPN 2018. Sehingga banyak pihak yang menuding Cheraim telah membawa "mata-mata".

"Kami memberikan kesempatan kepada Cheraim untuk mundur dengan sukarela. Jika dia keluar sekarang, ia masih punya kesempatan untuk ikut tahun depan," ujar Piyaporn, seperti dikutip Inquirer.

"Ini bukan keputusan tanpa hati, tapi untuk menjaga aturan dan kredibilitas," sambungnya.

Walaupun begitu, Cheraim sendiri menolak tudingan tersebut sehingga ia didiskualifikasi.

Piyaporn mengatakan, pihaknya memiliki bukti jika Cheraim hendak membawa kasus tersebut ke pengadilan.

Tetapi dalam sebuah wawancara, Cheraim mengaku menerima keputusan tersebut dan meminta maaf karena tidak membaca kontraknya dengan hati-hati.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya