Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Kemendikbud Targetkan 27,3 Juta Orang Dapat Bantuan Kuota Internet Gratis

KAMIS, 01 OKTOBER 2020 | 13:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebagai upaya mempercepat proses belajar mengajar secara daring di tengah pandemi Covid-19, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan bantuan kuota data internet pendidikan tersalurkan kepada 27,3 juta orang.

"Target penerima bantuan kuota data internet oleh Kemendikbud mencapai 27,3 juta yang akan disalurkan di bulan September," ujar Plt. Kapusdatin Kemendikbud, Muhammad Hasan Chabibie dalam rilis diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9), Kamis (1/10).

Menurut dia, bantuan ini diberikan kepada peserta didik, sehingga generasi penerus bangsa tidak kehilangan hak dalam memperoleh pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Tujuannya, tetap membuat para peserta didik dapat melakukan kegiatan belajar meski secara jarak jauh.   


"Jangan sampai kita kehilangan generasi, makanya kita mengikhtiarkan segala cara untuk membuat gerasi penerus bangsa untuk tetap bisa belajar," katanya.

Secara mendetail, bantuan tersebut akan diberikan kepada mayoritas peserta didik Sekolah Dasar (SD) dengan target sebanyak 11.377.504 penerima bantuan. Terbanyak kedua, diberikan kepada peserta didik dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan target penerima sebanyak 5.323.548 penerima bantuan.

Ketiga, diberikan kepada peserta didik untuk murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mencapai 3.124.361 orang. Empat, diberikan kepada peserta didik untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang mencapai 3.028.027 orang. Lima, diberikan kepada mahasisswa akademi dengan target penerima mencapai 2.005.781 orang. Enam, diberikan kepada profesi guru sebanyak 1.358.959 orang.

Tujuh, diberikan kepada anak dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ditargetkan mencapai 846.360 peserta didik. Delapan, diberikan kepada 125.099 dosen. Sembilan, diberikan kepada sebanyak 60.281 mahasiswa vokasi di Indonesia.

Selanjutnya, diberikan kepada murid dari tingkatan pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ditargetkan mencapai 29.050 orang. Terakhir, bantuan diberikan kepada peserta didik dari tingkatan pendidikan kesetaraan yang jumlahnya mencapai 26.525 orang.          

"Seluruh tingkatan pendidikan mendapatkan bantuan kuota data internet, bahkan pengajarnya juga mendapatkan bantuan kuota," katanya.

Jumlah yang diterima pun beragam, tercatat bantuan kuota data internet bagi peserta didik jenjang PAUD menerima bantuan kuota sebesar 20 Gigabyte (GB). Bagi jenjang pendidikan dasar dan menengah menerima bantuan sebesar 35 GB. Selanjutnya, pendidik jenjang PAUD, pendidikan dasar dan menengah mendapatkan jumlah kuota internet sebesar 42 GB.

Dari jumlah puluhan GB tersebut, sebagian besar diperuntukkan bagi kuota belajar. Artinya, data yang diberikan dipergunakan sesuai dengan aplikasi pembelajaran dan layanan video conference yang dgunakan sebagai medium belajar daring.    

"Terakhir, bagi dosen dan mahasiswa akan mendapatkan bantuan kuota sebesar 50 GB," imbuhnya.            

Terkait dengan penyaluran bantuan pada bulan ini, telah dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilakukan periode 22-24 September. Dan tahap dua periode waktu 28-30 September.

"Kuota berlaku selama 30 hari terhitung sejak diterima oleh nomor ponsel pendidik dan peserta didik," katanya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Keakraban Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 14:21

Hasto Soroti Fiskal hingga Demokrasi Tanggapi Rencana Jokowi Keliling Indonesia

Senin, 01 Juni 2026 | 14:19

Patroli Jalan Kaki Berujung Penangkapan Anggota KKB Intan Jaya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:43

PDIP: Kehadiran Megawati di Istana Tak Terkait Oposisi atau Koalisi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:38

Prabowo Dorong Transformasi Nasional Menuju Ekonomi Pancasila

Senin, 01 Juni 2026 | 13:37

Keandalan Listrik Jadi Prioritas untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:31

Kenapa 1 Juni Ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila? Ini Sejarah dan Alasannya

Senin, 01 Juni 2026 | 13:30

Kontroversi LCC Empat Pilar MPR Berlanjut ke Pengadilan, Sidang Dimulai Besok

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Kembalikan Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa

Senin, 01 Juni 2026 | 13:24

Lenteng Agung Arah Depok Ditutup hingga Selasa Pagi

Senin, 01 Juni 2026 | 13:21

Selengkapnya