Berita

Ilustrasi tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD)/Net

Kesehatan

IDI: Sekitar 400 Nakes Di Aceh Tertular Covid-19

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 22:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sekitar 400 orang tenaga medis di Aceh tertular Covid-19. Dari jumlah tersebut, tujuh orang di antara dinyatakan meninggal dunia.

Ketua IDI Aceh, Safrizal Rahman mengatakan, kondisi ini menunjukkan bahwa penyebaran Covid-19 di Provinsi Aceh belum mereda.

“Bahkan, tenaga kesehatan yang ikut terinfeksi kian bertambah,” kata Safrizal seperti diberitakan Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (30/9).


Safrizal menjelaskan, faktor utama tenaga kesehatan ikut terpapar corona adalah standar fasilitas di tempat pelayanan kesehatan belum maksimal. Meski tidak tertutup kemungkinan mereka tertular akibat berinteraksi di luar urusan kesehatan.

Menurut Safrizal, semua fasilitas pelayanan kesehatan di Aceh, baik itu rumah sakit maupun puskesmas harus memiliki protokol Covid-19 untuk screening pasien. Dengan demikian, petugas medis dengan pasien tidak menjadi kontak erat.

Safrizal juga menyarankan agar rumah sakit membuat zonasi-zonasi area yang bebas Covid-19. Langkah ini diyakini bisa mengatur penggunaan APD di fasilitas pelayanan kesehatan. Zonasi uga akan berpengaruh pada penggunaan alat pelindung diri (APD).

"Apalagi APD adalah bahan habis pakai yang dibutuhkan terus menerus. Sementara persediaannya kadang ada, kadang tidak,” kata Safrizal.

Safriza juga menilai positivity rate di Aceh masih tergolong tinggi. Oleh karenanya, pemerintah diharapkan fokus menurunkan laju peningkatan virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut di Aceh.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya