Berita

Tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran, Alzier Dianis Thabranie, ajak masyarakat sama-sama awasi ASN agar tetap netral dalam Pilkada 2020/Istimewa

Politik

Cegah Pejabat Berpolitik Praktis, Tokoh Masyarakat Pesawaran Adakan Sayembara Berhadiah Rp 10 Juta

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah sayembara berhadiah uang Rp 10 juta diluncurkan salah satu tokoh penggagas lahirnya Kabupaten Pesawaran, Alzier Dianis Thabranie.

Hadiah Rp 10 juta itu akan diberikan Alzier jika ada yang punya bukti keterlibatan pejabat dalam Pilkada Pesawaran 2020.

"Siapa saja yang punya foto bukti keterlibatan pejabat terlibat pilkada, saya kasih Rp 10 juta," kata Alzier usai bertemu Plt Bupati Eriawan, Selasa (29/9), dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Menurut mantan Ketua DPD Golkar tiga periode itu, sayembara tersebut untuk memacu semangat masyarakat ikut berpartisipasi mengawasi para pejabat agar tidak berpolitik praktis.

Alzier juga titip pesan agar Eriawan bertindak tegas tanpa pandang bulu kepada siapa saja ASN yang terbukti ikut berpolitik untuk memenangkan salah satu calon.

Tokoh masyarakat Kabupaten Pesawaran ini juga secara terang- terangan menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Kepala Daerah, M. Nasir–Naldi Rinara.

Bahkan Alzier mengatakan akan ikut meminta masyarakat, bila perlu sampai menangis, agar memilih M. Nasir dan Naldi jadi Bupati Pesawaran periode 2020-2025.

Dia yakin Pesawaran dapat lebih maju jika dipimpin putra daerah. Alzier yakin putra daerah punya rasa memiliki yang lebih kuat untuk kemajuan dan kesejahteraan daerahnya.

"Kalau ada yang bilang M Nasir bukan putra Pesawaran itu mah orang sakit, suruh berobat ke rumah sakit jiwa di Negerisakti,” ujarnya.

Alzier juga mengaku kecewa terhadap kepemimpinan selama ini karena tak berhasil membangun Kabupaten Pesawaran. "Masak cuma bangun tugu saja," kritiknya.

Lebih lanjut, Alzier menegaskan, sayembara yang dibuatnya adalah untuk mengajak masyarakat untuk sama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi di Pesawaran.

"Hadiah tersebut buat memacu semangat masyarakat ikut mengawasi agar para pejabat tidak berpolitik praktis dengan mendukung salah satu paslon peserta pilkada," tuntasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya