Berita

Joe Biden membantah soal tuduhan korupsi yang dilayangkan oleh pihak Trump kepada putranya, Hunter Biden/AFP

Dunia

Disinggung Soal Tuduhan Korupsi Putranya, Biden: Ini Bukan Soal Keluarga Saya

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 09:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Nama putra calon presiden (capres) Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden yakni Hunter Biden sempat disinggung dalam debat capres perdana yang digelar di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, Selasa malam waktu setempat (29/9).

Di sela debat, rival Biden yang juga capres petahanan dari Partai Republik Donald Trump menyinggung soal isu bahwa Hunter Biden melakukan tindak korupsi di Ukraina.

Namun Biden agaknya sidah siap menghadpai pertanyaan tersebut. Dia pun menjawab dengan singkat, lugas dan tegas.


Biden membantah klaim Trump bahwa putranya melakukan kesalahan ketika dia bertugas di dewan direksi di sebuah perusahaan energi di Ukraina.

Bahkan Biden secara tersirat bahwa Trump sedang berusaha mengalihkan perhatian publik Amerika Serikat.

"Ini bukan tentang keluarga saya atau keluarganya (Trump), ini tentang keluarga Anda, orang Amerika," kata Biden sambil menatap langsung ke kamera.

"Dia (Trump) tidak ingin membicarakan apa yang Anda butuhkan," tambah Biden.

Perlu diketahui bahwa Trump pernah menuduh bahwa Hunter membuat kesalahan dengan terlibat dalam pekerjaan di perusahaan asing di Ukraina dan China.

Atas dasar klaim tersebut, Trump bahkan mendesak presiden Ukraina melakukan penyelidikan soal keterlibatan Joe Biden dalam perusahaan putranya di Kiev dan kemungkinan adanya korupsi.

Namun bak senjata makan tuan, kontroversi itu pernah membuat kubu Demokrat melayangkan penyelidikan pemakzulan terhadap Trump karena dinilai telah menyalahgunakan kekuasaannya untuk menjatuhkan Biden.

Di sisi lain, Hunter juga pernah mengkonfirmasi bahwa nama keluarganya memang menciptakan peluang bisnis. Namun dia menolak pernyataan Trump yang menyebut bahwa di membuat kesalahan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya