Berita

Joe Biden meragukan keseriusan Donald Trump dalam menangani pandemik Covid-19/AFP

Dunia

Trump: Isu Vaksin Covid-19 Sangat Politis

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 09:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Debat dua calon presiden Amerika Serikat, yakni Donald Trump dari Partai Republik dan Joe Biden dari Partai Demokrat yang digelar pada Selasa malam waktu setempat (29/9) semakin menggarisbawahi perbedaan pandangan soal pandemik virus corona atau Covid-19.

Biden telah menjadikan Covid-19 sebagai masalah paling mendesak dalam kampanyenya. Sementara Trump kerap mencoba untuk "meremehkannya" di kampanye.

Di panggung debat tersebut, Trump mengatakan bahwa sebagai petahana, dia mendorong hadirnya vaksin Covid-19 secepat mungkin. Namun sambil menanti kehadiran vaksin, keran bisnis dan ekonomi harus berjalan dengan baik.


Trump mengatakan bahwa dia sendiri sedang berbicara dengan pembuat obat tentang pengembangan vaksin dan mengatakan bahwa mereka bisa lebih cepat dari perkiraan sebelumnya dalam menghadirkan vaksin.

Namun Trump menggarisbawahi bahwa isu soal vaksin Covid-19 sepenuhnya akan dipengaruhi oleh politik.

"Ini adalah hal yang sangat politis," kata Trump.

Sementara itu Biden, di panggung debat yang sama, justru meragukan keseriusan Trump dalam menangani pandemi Covid-19.

"Apakah Anda percaya sejenak dengan apa yang dia (Trump) katakan kepada Anda, mengingat semua kebohongan, dia memberi tahu Anda tentang seluruh masalah yang berkaitan dengan Covid-19," kata Biden, berbicara langsung menatap kamera.

Menurut Biden, Trump hanya peduli pada bisnis dan pasar saham dan bukan pada korban ataupun pasien Covid-19 di negeri paman Sam.

"Dia masih belum mengakui bahwa dia tahu ini terjadi, tahu betapa berbahayanya kembali pada Februari, dan dia bahkan tidak memberitahumu," sambungnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya