Berita

Gubernur Bank Indonesia, Perrry Warjiyo dalam webinar Infobank/RMOL

Bisnis

Perry Warjiyo: Pengembangan Open Banking Harus Top-Down

SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 | 10:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Open banking dilakukan dengan melakukan digitalisasi perbankan sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara terbuka.

Pengembangan open banking sendiri harus dilakukan dengan visi dan misi, strategi dan rencana yang jelas, hingga diimplementasikan secara bertahap. Semua itu perlu dilakukan secara top-down bukan bottom-up.

Begitu yang disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam webinar Infobank bertajuk "Traditional Banks Vs Challenger Banks in the Era of Open Banking" pada Selasa (29/9).


"Open banking itu intinya bagaimana sarana digital pembayaran in your fingertip, dengan gadget-gadget kita, anywhere, anytime. Bagaimana mentransformasikan pelayanan dari face to face menjadi melalui gadget. Sehingga harus top-down," jelasnya.

Digitalisasi sendiri, kata Perry, tidak sama seperti menteknologikan kegiatan perbankan, bahkan lebih jauh daripada itu.

Perry menyebut, ada empat aspek penting dalam melakukan transformasi open banking.

"Pertama adalah transformasi infrastruktur teknologi di bank-nya sendiri. Apakah data, customer, kredit, kegiatan officer sudah tersambung satu sama lain, sudah dimasukkan dalam infrastruktur," terangnya.

Selanjutnya adalah dengan membangun data warehouse menggunakan metadata. Metadata itu juga dibangun dengan Artificial Intelligent (AI) dan big data analytic.

Kemudian mengembangkan aplikasi-aplikasi dari metadata dan omni data yang telah dikembangkan.

"Keempat, perubahan mindset, tidak hanya kapasitas sumber daya manusia. Memang banyak dari kita yang kekurangan data analys. Tapi mindsetnya itu harus di-drive top-down oleh para pemimpin," terangnya.

Terkait hal tersebut, Perry mengakui perubahan mindset menjadi tantangan di middle manager. Dalam hal ini, perubahan manajemen akan sangat penting.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya