Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Armenia Kutuk Serangan Rudal Azerbaijan Di Nagorno-Karabakh

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 16:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri Armenia mengutuk keras serangan rudal yang dilancarkan oleh Azerbaijan pada Minggu pagi (27/9).

Dalam pernyataan yang diterima Kantor Berita Politik RMOL pada hari yang sama, Armenia melaporkan terjadi serangan rudal Azerbaijan di sepanjang jalur kontak yang juga menargetkan pemukiman, termasuk ibukota Stepanakert.

"Kami mengutuk keras agresi pimpinan militer-politik Azerbaijan melawan Republik Artsakh," tegas kementerian.


Kementerian menyatakan akan mengerahkan semua kapasitas yang dimiliki negara untuk memastikan keamanan rakyat dengan menanggapi Azerbaijan melalui militer maupun politik.

"Pimpinan politik militer Azerbaijan memikul tanggung jawab penuh atas akibat dari agresi mereka," sambungnya.

Sebelumnya, jurubicara Kementerian Pertahanan Armenia, Shushan Stepanyan mengungkap telah terjadi pertempuran antara kedua negara di wilayah Nagorno-Karabakh.

Ia menjelaskan, serangan dimulai oleh Azerbaijan yang dibalas oleh Armenia. Sejauh ini, AP melaporkan, Armenia sudah menembak jatuh dua helikopter dan tiga tank Azerbaijan.

Nagorno-Karabakh merupakan daerah kantong etnis Armenia di Azerbaijan yang telah di luar kendali Azerbaijan sejak berakhirnya perang pada tahun 1994.

Kedua belah pihak memiliki kehadiran militer yang besar di sepanjang zona demiliterisasi yang memisahkan wilayah tersebut dari wilayah Azerbaijan lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya