Berita

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini/RMOL

Politik

Hindari Generasi Tuna Sejarah, FPKS Gelar Lomba Pidato Biografi Lima Tokoh Bangsa

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 19:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dalam rangka menumbuhkan jiwa patriotisme dan nasionalisme negerasi bangsa, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI menggelar lomba pidato biografi tokoh bangsa yang diluncurkan pada Jumat (25/9).

Ada lima tokoh bangsa yang biografinya dilombakan hingga 27 Oktober mendatang, yakni pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asyari, pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan, Soekarno, Muhammad Hatta, dan Panglima Besar Jenderal Sudirman.

Dalam peluncuran yang digelar secara virtual, hadir beberapa narasumber di antaranya Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini Pusat Studi Pemikiran Hadratussyaikh Miftahurrahim Syarkun, KH Hasyim Asyari dan Abdul Muti.


Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini lomba ini dilaksanakan agar generasi bangsa makin mengenal, mengetahui dan meneladani tokoh-tokoh bangsa yang berkontribusi dalam menghadirkan Indonesia merdeka yang teladannya mewarnai corak dan karakter kebangsaan Indonesia.

"Fraksi PKS ingin agar generasi bangsa tidak tuna sejarah dan tidak melupakan sejarah (jas merah) yang di dalamnya juga sangat kuat peran ulama (jas hijau). Maka diperlukan metoda pembelajaran, pendidikan, bahkan kampanye publik yang kreatif agar mereka tertarik mempelajari hingga meneladani para tokoh bangsa," terang Jazuli dalam keterangan tertulisnya.

Upaya ini juga sekaligus untuk menumbuhkan literasi sejarah dengan fokus utama agar generasi bangsa memiliki kesadaran sejarah dan warisan tokoh-tokoh besar yang dimiliki bangsa Indonesia. Sehingga, bukan saja paham sejarah tapi juga mengerti bagaimana harus bersikap dalam menjaga ke-Indonesiaan.

"Indonesia ini dibangun dengan pemikiran dan gagasan yang besar dari para tokoh bangsa. Ada tokoh ummat yang sangat kuat khidmatnya seperti KH Hasyim Asyari dan KH Ahmad Dahlan hingga melahirkan ormas Islam terbesar NU dan Muhammadiyah," ungkapnya.

Fraksi PKS juga ingin publik lebih mengenal Panglima Besar Jenderal Sudirman pemimpin perang gerilya zaman revolusi fisik, panglima besar pertama Tentara Keamanan Rakyat (cikal bakal TNI) yang berangkat dari rakyat biasa, sangat aktif di pergerakan Muhammadiyah sejak muda, dan terkenal sangat taat beragama.

"Tentu tidak ketinggalan peran dan kiprah proklamator Bung Karno dan Bung Hatta sebagai presiden dan wapres pertama dan peletak dasar pembangunan Indonesia merdeka. Sosok Bung Karno yang heroik dan Bung Hatta yang konseptual dan sederhana menjadi kombinasi pemimpin teladan dari setiap generasi," urai Jazuli.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Setengah Logistik Indonesia Bertumpu di Tanjung Priok

Selasa, 14 April 2026 | 05:58

Dana asing ke NGO Rawan jadi Alat Kepentingan Global

Selasa, 14 April 2026 | 05:46

Mantan Pj Bupati Tapteng Jabat Kajati Sultra

Selasa, 14 April 2026 | 05:23

BGN Luruskan Info Beredar soal Pengadaan Barang Operasional MBG

Selasa, 14 April 2026 | 04:59

Ke Mana Arah KDKMP?

Selasa, 14 April 2026 | 04:30

Anak Asuh Kurniawan DY Sukses Bungkam Timor Leste 4-0

Selasa, 14 April 2026 | 04:15

Komisi XIII DPR: LPSK Resmi jadi Lembaga Negara

Selasa, 14 April 2026 | 03:53

Pentagon Ungkap Isi Pertemuan Menhan RI dan Menteri Perang AS soal Kemitraan

Selasa, 14 April 2026 | 03:35

Ganggu Iklim Usaha, Wacana Penghentian Restitusi Pajak Perlu Ditinjau Kembali

Selasa, 14 April 2026 | 03:15

Mantan Dirdik Jampidsus Kejagung Jabat Kajati Jatim, Ini Profilnya

Selasa, 14 April 2026 | 02:45

Selengkapnya