Berita

Data kasus Covid-19 di Indonesia per (25/9)/RMOL

Nusantara

Kembali Tembus Rekor, Dalam Sehari Positif Corona Bertambah 4.823 Kasus

JUMAT, 25 SEPTEMBER 2020 | 16:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah tambahan kasus positif virus corona baru (Covid-19) di Indonesia kembali mencapai rekor tertingginya, dan sudah terjadi sebanyak 5 kali selama bulan September ini.

Berdasarkan data per hari Jumat (25/9) yang dirilis Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, jumlah tambahan kasus positif hari ini di dapat dari 46.133 pemeriksaan spesimen yang diambil dari 26.419 orang.

Di mana hasilnya, angka kasus positif Covid-19 yang ditemukan hari ini tembus ke angka 4.823 orang, lebih tinggi dari tambahan kasus kemarin yang sebanyak 4.634 orang, dan jauh lebih tinggi lagi dari tambahan Rabu (23/9) yang sebanyak 4.465 orang.


Sebelum itu, rekor tertinggi kasus positif corona juga terjadi pada 21 September yang jumlahnya mencapai 4.176, yang lebih tinggi dari rekor sebelumnya ditanggal 19 September yang mencapai 4.168 kasus sehari.

Namun karena pertambahan yang terus melonjak tinggi tersebut, alias di atas 4 ribu kasus dalam seharinya, maka jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia kini telah tembus ke angka 266.845 kasus.

Sementara itu, untuk pasien positif yang berhasil sembuh dan disembuhkan pada hari ini bertambah cukup banyak, yakni mencapai 4.343. Alhasil totalnya kini menjadi 196.196 orang.

Adapun untuk jumlah pasien yang positif corona tapi harus meninggal dunia bertambah 113 orang. Maka dari itu, akumulasi kasus meninggal tembus ke angka 10.218 orang.

Selain itu, Satgas mencatat 112.082 orang teridentifikasi tertular Covid-19, atau biasa disebut suspek. Mereka tersebar di 494 kabupaten/kota terdampak di 34 provinsi di Indonesia.

Adapun untuk jumlah total masyarakat dan spesimen yang sudah dikerjakan di 343 jejaring laboratorium Satgas sudah mencapai 1.860.768 orang, dan 3.120.947 sampel.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya