Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Balas Serangan Trump, China Soroti 200 Ribu Kematian Akibat Covid-19 Di AS

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 11:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China membalas tuduhan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang menyatakan pandemi Covid-19 merupakan tanggung jawab Beijing.

Dutabesar China untuk PBB, Zhang Jun pada Rabu (23/9) mengatakan, tuduhan Trump sangat tidak berdasar. Ia mengatakan, sejak awal wabah, China selalu bersikap terbuka, transparan, dan bertanggung jawab.

Alih-alih, Zhang menyebut AS gagal dalam menangani pandemi Covid-19 dengan 200 ribu kematian yang dilaporkan per Selasa (22/9).


"Kebisingan AS tidak sesuai dengan suasana umum Majelis Umum," ujar Zhang, seperti dikutip South China Morning Post.

"Ketika komunitas internasional membutuhkan PBB yang kuat, AS melemahkan PBB, WHO dan badan-badan PBB lainnya, serta merusak otoritas dan efektivitas PBB," sambungnya.

Sembari mengutip pidato Presiden Xi Jinping, Zhang menyerang AS yang tidak ramah lingkungan.

Xi sendiri dalam pidatonya telah berkomitmen untuk mencapai puncak emisi karbon pada 2030 dan mencapai netralitas karbon sebelum 2060.

“Sebaliknya, AS, sebagai negara dengan emisi kumulatif gas rumah kaca terbesar di dunia, belum meratifikasi Protokol Kyoto dan menarik diri dari Perjanjian Paris,” kata Zhang.

“Jelas siapa yang dengan sengaja mengabaikan lingkungan global dan kesehatan orang-orang di seluruh dunia," imbuhnya.

Pertikaian antara AS dan China semakin intensif pada pertemuan yang digelar untuk memperingati 75 tahun berdirinya PBB.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya