Berita

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidatonya secara virtual dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-75/Ist

Dunia

PBB Bukan Sekadar Gedung Di Kota New York, Harus Lebih Responsif Dan Efektif

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 09:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mereformasi diri agar lebih relevan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya krisis.

"PBB harus senantiasa berbenah diri, melakukan reformasi, revitalisasi dan efisiensi," ujar Jokowi dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB ke-75 yang digelar secara virtual pada Rabu pagi (23/9) waktu Jakarta dan Selasa malam (22/9) waktu New York.

Di tengah krisis seperti saat ini, Jokowi mengatakan, PBB harus bisa membuktikan diri sebagai wadah yang menampung aspirasi negara-negara. Di mana PBB juga harus lebih responsif dan efektif dalam menyelesaikan berbagai tantangan global.


Dalam hal ini, Jokowi juga memperingatkan, semua negara memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat PBB agar organisasi yang telah berdiri selama 75 tahun tersebut tetap relevan dan semakin berkontribusi seiring dengan tantangan zaman.

"PBB bukanlah sekadar sebuah gedung di Kota New York, tapi sebuah cita-cita dan komitmen bersama seluruh bangsa untuk mencapai perdamaian dunia dan kesejahteraan bagi generasi penerus," tekannya.

"Indonesia memiliki keyakinan yang tidak tergoyahkan terhadap PBB dan multilateralisme," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya