Berita

Bakal calon Bupati Merauke, Hendrikus Mahuze, bantah dirinya tidak kooperatif terhadap panggilan Bawaslu/RMOLPapua

Politik

Tak Penuhi Panggilan Bawaslu, Begini Dalih Bakal Calon Bupati Merauke

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bakal Calon Bupati Merauke, Hendrikus Mahuze, melakukan klarifikasi terkait pernyataan Bawaslu Merauke yang menuding pihaknya tidak kooperatif.

Tudingan ini muncul karena Hendrikus Mahuze tidak menghadiri panggilan Bawaslu untuk melakukan klarifikasi tambahan tentang kasus video mahar politik yang sempat viral dan melibatkan namanya beberapa waktu lalu pada Senin kemarin (21/9).

Kepada awak media Hendrikus mengatakan tidak mengetahui jika ada undangan dari Bawaslu yang ditujukan kepadanya. Sebab saat itu dirinya sedang berada di luar kota Merauke.


“Semalam kami baru pulang dari luar Merauke, melakukan kunjungan bersama relawan dan baru tahu ada undangan dari Bawaslu,” ucapnya, dikutip Kantor Berita RMOLPapua, Rabu (23/9).

Menurut Hendrikus, telah terjadi miskomunikasi antara Bawaslu dengan pihaknya.

“Undangan itu pada saat saya tengah di luar kota. Karena dengan waktu yang ada, kami maksimalkan bertemu para relawan di daerah-daerah yang jauh. Target kami dari Muting lanjut ke Okaba,” jelasnya.

Sebagai warga negara yang baik, dirinya menegaskan, tetap patuh terhadap hukum yang berlaku. Termasuk juga terkait dengan penanganan soal video viral mahar politik yang turut menyeret namanya.

“Kami taat akan hukum. Kalau tidak kooperatif, saat undangan pertama kami tak hadir. Tapi pada undangan pertama dari Bawaslu kami hadir, kami kooperatif,” ujarnya.

“Prinsipnya, kami tidak pernah merasa tidak kooperatif. Tapi kami sudah kooperatif dan undangan dari Bawaslu yang pertama, kami hadir semua. Kami siap dan taat,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya