Berita

Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Pidato Di PBB, Xi Jinping Siap Sindir AS

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 12:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jarang tampil di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Presiden China Xi Jinping akhirnya akan memberikan pidato yang langsung menyerang Amerika Serikat (AS).

Dalam pidato virtualnya pada Selasa malam (22/9) nanti, Xi diperkirakan akan mengatakan tidak ada negara yang boleh diizinkan untuk melakukan apa pun yang dia suka dan menjadi hegemon, pengganggu atau bos dunia.

Kantor berita resmi Xinhua melaporkan, Xi mendesak PBB untuk mendorong negara-negara berkembang untuk memiliki peran yang lebih besar dalam urusan dunia.


"PBB bisa lebih seimbang dalam tatanan internasional yang didukung oleh hukum internasional," ujarnya sembari mengatakan negara tidak boleh dikuasai oleh mereka yang mengacungkan tinju ke orang lain.

"Tidak boleh ada praktik pengecualian atau standar ganda. Hukum internasional juga tidak boleh didistorsi dan digunakan sebagai dalih untuk merusak hak dan kepentingan sah negara lain," tekannya.

Selain Xi, Sidang Majelis Umum PBB ke-75 juga akan menghadirkan pidato dari Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan sejumlah pemimpin dunia lainnya.

Meskipun tidak menyebut nama negara mana pun, namun pernyataan Xi itu muncul di tengah ketegangan antara China dan AS atas berbagai macam hal. Termasuk perang dagang, pelanggaran HAM, hingga pandemi Covid-19.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya