Berita

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama RI, Muharam Marzuki/RMOL

Nusantara

Ketahanan Keluarga Dimulai Dari Menjaga Kesakralan Akad Nikah

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 12:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyarakat hendaknya menjaga sakralitas dalam prosesi akad nikah. Salah satu bentuk sakralitas itu adalah dengan memperhatikan etika atau tata krama saat melangsungkan janji suci perkawinan.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kementerian Agama RI, Muharam Marzuki, dalam acara 'Dialog Isu-isu Kebimasislaman Bersama Praktisi Media, di Sentul, Selasa (22/9).

"Pernikahan itu suatu hal yang sakral sehingga penyelenggaraannya harus khusu. Jangan kita lihat seperti yang pernah terjadi di media sosial, usai ijab kabul, ada pengantin yang langsung ketuk-ketuk meja sambil teriak," ujar Muharam seraya menambahkan makna sakralnya menjadi berkurang.


Ketahanan keluarga dimulai ketika pasangan melakukan akad nikah, ini adalah proses penting dalam kehidupan yang menjadi titik awal kehidupan rumah tangga.

"Oleh karenanya penting bagi setiap pengantin untuk mengawalinya dengan penghayatan yang mendalam guna membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah," ujar Muharam.

Muharam meminta para penghulu untuk memastikan agar prosesi akad nikah dapat berlangsung dengan khidmat.

"Sebelum dilaksanakan pencatatan nikah, para penghulu agar memastikan situasi dan kondisi supaya prosesi akad nikah dapat berlangsung dengan penuh kekhusyukan," imbaunya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya