Berita

Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam dialog dengan media di Sentul, 21 Sept 2020/RMOL

Nusantara

Kemenag: Takmir Masjid Kita Perlu Diafirmasi Lewat Pelatihan Bukan Sertifikasi

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 11:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Agama (Kemenag) menyoroti masih banyaknya takmir masjid yang literasi agamanya masih rendah. Untuk itu Kemenag Menegaskan akan fokus pada peningkatan kapasitas takmir masjid di seluruh Indonesia.

"Ada penelitian tentang takmir masjid di Jakarta, banyak yang bagus, tapi banyak juga yang rendah," kata Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, dala acara Dialog Isu-Isu Kebimasislaman dengan Praktisi Media di Olympic Bigland Hotel Sentul, Bogor, Senin (21/9) malam.

Penyebaran pikiran atau ideologi ekstrem merupakan tantangan nyata saat ini. Dengan rendahnya tingkat pengetahuan agama membuat kekhawatiran akan masuknya ideologi ekstrem itu.


"Jadi hasil penelitian menunjukkan takmir kita perlu diafirmasi. Penting untuk meningkatkan kualitas takmir masjid," ujar Kamaruddin Amin.

Peningkatan kapasitas takmir masjid sudah berjalan dan akan ditambah kuantitasnya. Program ini sifatnya pemberian pelatihan, bukan standardisasi.

"Pelatihan-pelatihan lah. Tidak kita standarisasi, tidak juga kita sertifikasi takmir ini. Tapi mereka perlu diberi pengetahuan informasi agama, supaya mereka bisa menyeleksi penceramah. Kalau nggak punya pemahaman sama sekali kan juga bisa berpotensi riskan," katanya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya