Berita

Aturan penggunaan masker/Net

Dunia

Stop Covid-19, Inggris Berlakukan Lagi Pembatasan Sosial Ketat

SELASA, 22 SEPTEMBER 2020 | 10:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris akan kembali menerapkan pembatasan sosial yang lebih ketat untuk mencegah penularan lebih lanjut virus corona baru.

Perdana Menteri Boris Johnson diperkirakan akan mengumumkan aturan pembatasan sosial baru saat berpidato di parlemen pada Selasa (22/9). Di mana aturan tersebut akan mulai diberlakukan pada Kamis (17/9).

Berdasarkan kutipan dari pidato yang diberikan oleh Downing Street pada Senin (21/9), semua restoran, pub, bar, hingga hotel akan dibatasi hingga pukul 10 malam.


“Kami tahu ini tidak akan mudah, tetapi kami harus mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengontrol kemunculan kembali kasus virus dan melindungi NHS (National Health Service)," ujar Johnson nanti, seperti dikutip Reuters.

Pembatasan sosial yang lebih ketat diberlakukan oleh pemerintahan Johnson setelah para ahli kesehatan memberikan peringatan.

Para ahli menyebut, Inggris akan menghadapi peningkatan kematian akibat Covid-19 secara eksponensial dalam beberapa pekan ke depan, kecuali jika ada tindakan yang diambil untuk menghentikan gelombang kedua wabah.

Alhasil, level waspada Covid-19 di Inggris naik dari Level 3 ke Level 4 setelah data menunjukkan jumlah kasus baru meningkat dengan pesat.

Level 4 berarti virus berada dalam sirkulasi umum dan penularannya tinggi atau meningkat secara eksponensial.

Data dari Worldometers menunjukkan, Inggris sudah melaporkan 398.625 kasus Covid-19 dengan 41.788 kematian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya