Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Putra Mahkota UEA, Mohamed bin Zayed/Net

Dunia

Lobi Pentagon, Mohamed Bin Zayed Ingin AS Pindahkan Pangkalan Udara Di Turki Ke UEA

SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 16:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Uni Emirat Arab (UEA) tengah melakukan negosiasi dengan Pentagon agar Amerika Serikat (AS) dapat memindahkan Pangkalan Udaranya di Incirlik, Turki ke UEA.

Mengutip sebuah sumber, situs berita intelijen The New Khaleej melaporkan, negosiasi tersebut dilakukan secara langsung oleh Putra Mahkota Mohamed bin Zayed.

Pemindahan sendiri dilakukan untuk mengonsolidasikan hubungan antara UEA dengan AS. Di mana Bin Zayed percaya bahwa Abu Dhabi dapat mencapai kepentingan strategisnya, termasuk melalui hubungan pribadi dengan Trump.


Selain itu, dikutip MEMO pada Senin (21/9), UEA juga sedang mengerjakan proyek ekonomi dan militer bekerja sama dengan Pentagon dan lembaga ekonomi dan keuangan utama AS di pantai selatan Yaman dan sejumlah pulau, termasuk Socotra.

Hal ini juga diperkuat dengan pernyataan yang dibuat oleh Senator AS Ron Johnson kepada Washington Examiner. Johnson mengatakan, saat ini AS sedang berusaha meningkatkan kehadiran di pangkalan angkatan laut di Pulau Kreta Yunani sebagai alternatif dari Incirlik.

Namun pada Selasa (15/9), jurubicara Pentagon Letnan Kolonel Thomas Campbell mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa AS tidak memiliki rencana untuk mengakhiri kehadiran di Pangkalan Udara Incirlik.

"AS telah beroperasi di Pangkalan Udara Incirlik selama beberapa dekade atas undangan pemerintah Turki, dan kehadiran kami yang terus berlanjut di sana menunjukkan hubungan yang kuat dan berkelanjutan antara Amerika Serikat dan Sekutu NATO kami Turki," kata Campbell.

Peningkatan hubungan antara Abu Dhabi dan Washington secara terang-terangan terjadi setelah UEA melakukan kesepakatan damai dengan Israel pada 13 Agutus. Menyusul penandatanganan kesepakatan secara resmi pada 15 September di Gedung Putih.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya