Berita

Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat gelar kehormatan Tetue Bebuyutan Rambang Kuang dari Lembaga Adat Ogan Ilir/Istimewa

Politik

Sosialisasikan Penamanam Modal Di Daerah, LaNyalla Dapat Gelar Tetue Bebuyutan Rambang Kuang

SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 11:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai melakukan kunjungan kerja di wilayah Sumatera Utara, perjalanan Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti, pun berlanjut ke Sumatera Selatan.

Di hadapan Bupati dan jajaran Forkompimda Kabupaten Ogan Ilir (OI), di pendopo Kabupaten OI di Indralaya, Minggu malam (20/9), LaNyalla melakukan sosialisasi tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanaman Modal di Daerah.

Dalam acara itu, LaNyalla meminta Bupati HM Ilyas Panji Alam, memberikan dukungan berupa kebijakan yang memudahkan penanaman modal di daerah. Sehingga sejalan dengan napas dari RUU inisiatif DPD RI tersebut.


RUU tersebut juga membahas pengelolaan sumberdaya alam, dan sumberdaya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan antara pusat dan daerah.

“Karena bagi kami, daerah harus menjadi kekuatan ekonomi. Sebab, wajah Indonesia ditentukan oleh wajah dari 34 provinsi yang ada. Jika daerah Maju dan Makmur, maka Indonesia juga Maju dan Makmur. Begitu pula sebaliknya,” icap LaNyalla disambut aplaus hadirin.

Untuk itu, secara khusus LaNyalla meminta kepada Bupati Ilyas agar memberi perhatian khusus terhadap permasalahan konflik atau sengketa lahan dan tanah di Kabupaten OI.

Karena hal tersebut menjadi salah satu indikator penting bagi investor yang akan menanamkan modal di daerah. Selain indikator kemudahan dalam berusaha.

Dalam kunjungan tersebut, LaNyalla mendapat gelar kehormatan adat dari Lembaga Adat Ogan Ilir. Gelar yang disematkan adalah Tetue Bebuyutan Rambang Kuang.

“Gelar ini kami berikan setelah melalui musyawarah Lembaga Adat. Semoga Bapak Ketua DPD RI selalu ingat dengan kami di sini,” ungkap Bupati Ilyas.

Prosesi penyematan dan pemakaian pakaian adat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Ilyas. Sekaligus penyerahan piagam gelar kehormatan yang dilakukan di hadapan seluruh tamu undangan.
“Terima kasih, ini amanah yang berat. Karena saya dipercaya menerima gelar kehormatan ini,” ujar LaNyalla.

Tinjau PLTU Lahat

Sebelum ke kantor Bupati Ogan Ilir, LaNyalla yang datang bersama Wakil Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dan sejumlah Senator lainnya, sempat meninjau PLTU Keban Agung di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Pembangkit listrik berkapasitas 2 x 135 MW tersebut, memasok listrik ke PLN untuk kebutuhan beberapa provinsi di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Independent Power Producer (IPP) yang dikelola PT Priamanaya Energi itu, saat ini sedang menyiapkan tambahan kapasitas daya sebesar 2 x 275 MW, selain yang sekarang telah beroperasi. Sehingga diharapkan dapat mempercepat target pemerintah dalam proyek energi listrik 35.000 MW.

“Tadi kami mendengar langsung beberapa masalah yang masih dihadapi, dan semuanya bermuara kepada pentingnya kesadaran pemerintah daerah terhadap Ease of Doing Business (EoDB). Ini akan menjadi catatan kami. Karena EoDB sudah menjadi perhatian Presiden Jokowi sejak tahun lalu,” jelas LaNyalla.

Dalam kunjungan kerja ke Sumatera Selatan, LaNyalla tetap didampingi sejumlah Senator. Di antaranya Fachrul Razi (Aceh), Sukiryanto (Kalimantan Barat), Alirman Sori (Sumatera Barat), Alexander Fransiscus (Bangka Belitung), Ria Mayang Sari (Jambi), Bustami Zainudin (Lampung), serta Senator tuan rumah, Eva Susanti, Jialyka Maharani, dan Arniza Nilawati.

Pun tampak hadir mantan Senator yang juga mantan Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya