Berita

Pesawat Qantas/Net

Dunia

Qantas Sajikan Penerbangan Tanpa Tujuan, Tiket Langsung Ludes Dalam 10 Menit

MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemi Covid-19 membuat semua orang sulit untuk bepergian. Hampir semua negara memberlakukan pembatasan masuk dan keluar karena harus mencegah penyebaran virus.

Namun di tengah rindunya orang melakukan perjalanan, maskapai asal Australia, Qantas membuat sebuah ide yang menarik. Di mana ia akan terbang tanpa tujuan selama tujuh jam agar orang dapat merasakan sensasi perjalanan.

Mengutip CNN, ide bertajuk "flying to nowhere" tersebut dilakukan oleh pesawat Boeing 787 Dreamliner pada bulan depan.


Nantinya, pesawat akan lepas landas dari Bandara Sydney pada 10 Oktober dan kembali lagi ke bandara yang sama tujuh jam kemudian.

Sebelumnya para penumpang akan diajak terbang melewati pantai New South Wales, melintasi perbatasan Queensland untuk terbang membelah Gold Coast dan melanjutkan perjalanan ke Great Barrier Reef.

Pesawat juga akan melakukan terbang dengan ketinggian rendah di Uluru dan Kata Tjunda, sebelum berada di atas Sydney Harbour dan Bondi Beach.

Qantas mengungkap, ada 134 kursi yang disediakan, meliputi kelas bisnis, premium, dan ekonomi. Harganya kisaran 787 AUD hingga 3.787 AUD.

Jurubicara Qantas menyebut, semua tiket tersebut habis terjual hanya dalam kurun waktu 10 menit.

"Ini mungkin penerbangan dengan penjualan tercepat dalam sejarah Qantas," kata CEO Qantas Alan Joyce.

"Orang-orang jelas merindukan perjalanan dan pengalaman terbang. Jika permintaan ada, kami pasti akan melakukan lebih banyak penerbangan wisata ini sementara kita semua menunggu perbatasan dibuka," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya