Berita

RSD Wisma Atlet/Net

Nusantara

RSD Wisma Atlet Sudah Terisi 3.579 Pasien Dari Total 7.444 Tempat Tidur

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 11:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah ketersedian tempat tidur perawatan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet terus meninggi seiring pertambahan kasus positif.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian menerangkan, RSD Wisma Atlet menggunakan tiga tower untuk ruang perawatan pasien positif Covid-19 yang bisa menampung 7.444 orang.

Di mana dalam rinciannya berdasarkan data per hari ini, jumlah pasien rawat inap yang dirawat di tower 5, tower 6 dan tower 7 RSD Wisma Atlet telah mencapai 3.579 pasien.


"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sudah 2.253 orang. Diantaranya 1.099 pria dan 1.154 wanita. Pasien rawat inap yang 2.253 orang ini bertambah 101 orang dari semulanya 2.152 orang," terang Aris Mudian dalam keterangan persnya, Sabtu (19/9).

"Sementara pasien flat isolasi mandiri yang ada di tower 5 sudah 1.326 orang yang terdiri dati 666 pria dan 660 wanita. Pasien rawat inap itu, yang 1.326 orang semula 1.066 orang. Namun bertambah 260 orang," sambungnya.

Lebih lanjut, Aris Mudian menyebutkan data rekapitulasi pasien Covid-19 yang dirawat di tower 6 dan 7 sejak tanggal 23 Maret hingga hari ini yang terdaftar mencapai 16.240 orang.

"Namun sudah ada pasien keluar 13.891 orang, dengan rincian ada pasien yang dirujuk ke RS lain 289 orang, kemudian pasien sembuh 13.596 orang, dan meninggal 6 orang," paparnya.

Sementara itu, untuk rekapitulasi pasien Fflat isolasi mandiri yang ada di tower 5 RSD Wisma Atlet mulai tanggal digunakan pada 15 September hingga hari ini yang terdaftar mencapai 1.673 pasien.

"Belum ada pasien yang keluar, sembuh dan juga meninggal," demikian Aris Mudian.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya