Berita

Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullah bin Zayed Al Nahyan/Net

Dunia

Pejabat Tinggi UEA dan Bahrain Ucapkan Selamat Tahun Baru Kepada Orang Yahudi

SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Beberapa hari setelah 'akur' dan menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Israel, penasihat senior kerajaan Bahrain dan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Abdullah bin Zayed Al Nahyan terlihat men-tweet ucapan selamat tahun baru dan perayaan Rosh Hashanah untuk semua warga Yahudi, baik yang ada di negara mereka maupun yang ada di negara lainnya.

“Semoga teman-teman Yehudi (Yahudi) saya di Bahrain dan di seluruh dunia menjadi Shana Tovah yang makmur,” tulis Khalid al-Khalifa, seorang penasihat diplomatik untuk Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, seperti dikutip dari Time Of Israel, Sabtu (19/9).

Bahrain adalah rumah bagi komunitas kecil Yahudi dan telah lama bersikap toleran terhadap semua agama, meskipun hingga saat ini tidak ada acara-acara publik Yahudi di kerajaan tersebut.


Orang Yahudi, sebagian besar berasal dari Irak, telah tinggal di kerajaan Bahrain sejak tahun 1880-an.

Warga menyambut normalisasi Bahrain dengan Israel, menyebutnya sebagai "momen bersejarah yang tidak pernah kami duga dalam hidup kami."

Al Nahyan menindaklanjuti postingan rekannya di Bahrain dengan tweet Ibrani miliknya, di mana dia mengucapkan "selamat tahun baru" kepada pengikutnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, UEA telah berupaya keras untuk menampilkan dirinya sebagai negara toleran yang menyambut semua agama, termasuk Yudaisme.

Presiden Khalifa bin-Zayed al-Nahyan mendeklarasikan 2019 sebagai "Tahun Toleransi" di UEA. Dalam konteks ini, negara mengumumkan pembangunan kompleks antaragama besar-besaran di Abu Dhabi yang juga akan mencakup sinagoga. Rumah Keluarga Abrahamic dijadwalkan dibuka pada tahun 2022.

Sebuah komunitas Yahudi telah beroperasi di Dubai selama satu dekade, awalnya dengan dukungan diam-diam tetapi baru-baru ini dengan dukungan terbuka dari otoritas lokal, dan saat ini sedang dalam proses resmi menjadi komunitas religius berlisensi.

Orang Yahudi yang saat ini tinggal di UEA diperkirakan sekitar 1.500. Ada tiga kongregasi yang berbeda, dua Ortodoks dan satu egaliter.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya