Berita

Kongres Serikat Perdagangan (TUC), keluarkan mosi anti-apartheid/Net

Dunia

Lawan Israel, Serikat Buruh Terbesar di Inggris Keluarkan Mosi Anti-Apartheid

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 15:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Serikat buruh yang terbesar di Inggris telah mengeluarkan mosi yang mengidentifikasi ‘Israel’ sebagai negara yang mempraktikkan apartheid.

Mosi tersebut muncul seminggu setelah 20 badan amal, serikat pekerja, kelompok agama, dan organisasi masyarakat sipil lainnya mengeluarkan pernyataan yang mendesak badan publik agar menjunjung tinggi tanggung jawab etika dan hukum. Hal ini agar untuk memastikan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan hukum internasional.

Mosi tersebut juga menyerukan dukungan berkelanjutan terhadap rakyat Palestina


Kongres Serikat Perdagangan (TUC), yang memiliki hampir enam juta anggota, memberikan suara pada hari Selasa (15/9) mendukung mosi yang diajukan oleh Unite the Union yang menentang rencana pemerintah ‘Israel’ untuk mencaplok hingga 30 persen Tepi Barat.
Mosi tersebut merupakan tanggapan langsung terhadap rencana aneksasi ilegal Israel.

Mosi tersebut mengidentifikasi aneksasi sebagai “langkah signifikan lain dalam penciptaan sistem apartheid” dan telah disambut oleh perwakilan masyarakat sipil Palestina, seperti dikutip dari The New Arab, Jumat (18/9).

“Kongres berdiri bersatu dalam penentangan penuhnya terhadap niat yang dinyatakan pemerintah ‘Israel’ untuk mencaplok sebagian besar Tepi Barat,” Isi mosi tersebut.

TUC menggambarkan langkah penjajah Zionis sebagai ilegal menurut hukum internasional.

"Memperjelas bahwa tidak ada niat dari pihak pemerintah Israel untuk mengakhiri pendudukan dan mengakui hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” isi mosi itu.

Langkah seperti itu, kata TUC, “akan menjadi langkah penting lainnya dalam penciptaan sistem apartheid."

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya