Berita

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in/Net

Dunia

Korea Selatan Minta Bantuan Komunitas Buddha Untuk Berdamai Dengan Korea Utara

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 12:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan tidak boleh menyerah dan putus asa untuk mencapai perdamaian dan persatuan dengan Korea Utara.

Demikian pesan yang disampaikan oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in ketika bertemu dengan pemimpin komunitas Buddha di Cheong Wa Dae (Gedung Biru) pada Jumat (18/9).

"Jika (kita) tidak putus asa untuk pertemuan dan dialog, kita pasti akan melangkah ke jalan perdamaian dan unifikasi," ujar Moon, seperti dikutip Yonhap.


Menjelang perayaan dua tahun pertemuan puncak Korea Selatan-Korea Utara pada Sabtu (19/9), Moon meminta dukungan para pemimpin Buddha untuk perdamaian Semenanjung Korea.

Lebih lanjut, ia juga meminta bantuan kepada komunitas Buddha untuk membantu upaya membuka jalan pertukaran antar-Korea.

Pada 2018, Korea Selatan dan Korea Utara mengadakan tiga pertemuan puncak, yaitu April, Mei, dan September. Pertemuan antara Moon dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un bertujuan untuk mengurangi ketegangan dan meningkatkan kerja sama antar negara.

Secara khusus, pembicaraan tersebut difokuskan pada denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Hasilnya, para pemimpin juga setuju untuk mendirikan Kantor Penghubung bersama di kota perbatasan Kaesong di Korea Utara dan menggunakannya sebagai saluran komunikasi antara kedua negara.

Namun, kantor tersebut dihancurkan oleh Korea Utara pada Juni 2020 karena memburuknya hubungan bilateral dengan Seoul, yang menurut Pyongyang, tidak dapat mencegah para pembelot Korea Utara yang tinggal di Korea Selatan untuk mendistribusikan selebaran propaganda di perbatasan menggunakan balon.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya