Berita

Kendaraan wisatawan milik organisasi kemanusiaan Prancis ACTED, yang membawa para turis Prancis, diserang ISIS/Net

Dunia

ISIS Dalang Di Balik Pembunuhan Enam Warga Prancis Di Cagar Jerapah Niger

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kelompok militan Negara Islam (ISIS) menyampaikan pengakuannya pada Kamis (17/9) tentang pembunuhan sadis enam pekerja bantuan Prancis di Niger pada Agustus lalu.

Dalam pernyataannya kelompok itu juga memuji afiliasinya di Afrika Barat karena telah membunuh enam pekerja bantuan Prancis dan pemandu serta sopir mereka dari Nigeria, di cagar alam jerapah di Niger pada 9 Agustus lalu. Laporan pengakuan itu diterbitkan oleh SITE Intelligence Group pada hari Kamis (17/9).

Negara Islam mengatakan satu detasemen dari kelompok Provinsi Afrika Barat (ISWAP) melakukan 'serangan kilat' terhadap kelompok di daerah Koure, barat daya ibu kota Niamey.


"Ini mengakibatkan terbunuhnya enam dari mereka setelah penangkapan mereka, serta dua rekan mereka," kata terjemahan SITE dari pernyataan itu, seperti dikutip dari AFP, Kamis (17/9).

Enam warga negara Prancis dan sopir mereka yang bekerja untuk kelompok bantuan internasional ACTED dan sedang melakukan tur di cagar alam, yang merupakan tujuan populer bagi ekspatriat dan dianggap aman oleh pemerintah Nigeria ditembak mati oleh kelompok pemberontak yang awalnya disebut dilakukan oleh serangan jihadis tanpa menyebutkan nama kelompok apapun.

Prancis dan negara-negara lain telah memperingatkan orang-orang agar tidak bepergian ke beberapa bagian Niger tempat militan termasuk Boko Haram dan ISWAP beroperasi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya