Berita

Reka ulang aksi penusukan Syekh Ali Jaber oleh tersangka Alpin Andrian/Istimewa

Hukum

Lakukan Reka Ulang, Ada 17 Adegan Dalam Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 16:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Proses reka ulang insiden penusukan Syekh Ali Jaber telah dilakukan pihak Polda Lampung pada Kamis (17/9).

Tersangka penusukan Syekh Ali Jaber, Alpin Andrian (24), melakukan rekonstruksi kasus di dua TKP, yaitu rumah tersangka dan Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Barat, Kota Bandarlampung.

Seperti dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung, adegan pertama dimulai saat tersangka bangun tidur di lantai 2 sekitar pukul 11.00 WIB. Lalu ia mandi.


Adegan selanjutnya, ia ke teras rumah berbincang dengan neneknya, lalu ia mendengar suara Syekh Ali Jaber dari Masjid Falahuddin.

Lalu tersangka membuat teh untuk diminum sendiri dan dibawa ke teras rumah belakang. Di sinilah tersangka bertemu saksi Wisnu yang akan berangkat berdagang.

Kemudian, tersangka mengambil pisau di dapur, lalu diselipkan di pinggang kiri. Setelah itu ia berjalan keluar dari Gang Kemiri.

Sementara untuk rekonstruksi kasus di Masjid Falahuddin dimulai saat Syekh Ali Jaber memasuki masjid, lalu duduk di panggung.

Kemudian Syekh Ali Jaber memanggil salah satu santri, lalu memanggil ibunya. Syekh Ali Jaber menunjuk ke jemaah untuk meminjam gawai.

Adegan berikutnya, tersangka memasuki masjid, lalu ia mengambil pisau di pinggang sebelah kiri. Dilanjutkan adegan menusuk Syekh Ali Jaber.

Adegan berlanjut dengan proses pengamanan tersangka lalu penyerahan barang bukti kepada pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, tersangka melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber dalam keadaan sadar.

"Saat pemeriksaan bisa menjawab dan tadi kita saksikan bersama tersangka bisa melaksanakan adegan sesuai dengan berita acara," kata Pandra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya