Berita

Dewan Keamanan PBB perpanjang misi UNAMA/Net

Dunia

Dukung Negosiasi Perdamaian Afganistan, Dewan Keamanan PBB Perpanjang Misi UNAMA

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 15:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

UN Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA) telah diperpanjang selama satu tahun oleh Dewan Keamanan PBB melalui Resolusi DK PBB 2543 yang disahkan pada Selasa (15/9).

Perpanjangan tersebut dilakukan untuk mendukung negosiasi perdamaian intra-Afgan yang baru dimulai pada Sabtu (12/9) di Doha, Qatar.

Dalam resolusi tersebut, Indonesia memiliki peran sebagai co-penholder untuk isu Afganistan di DKK bersama dengan Jerman. Di mana Indonesia juga berpartisipasi dalam pembukaan pembicaraan damai intra-Afgan akhir pekan lalu.


"Hal ini sejalan dengan apa yang saya sampaikan dalam statement Indonesia di pembukaan Afghanistan Peace Negotiations bahwa dunia internasional harus memberikan dukungan dan menciptakan kondisi kondusif agar negosiasi dapat berjalan dengan hasil baik," jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam konferensi pers virtual pada Kamis (19/8).

Selain memperpanjang UNAMA, Resolusi 2543 juga menyambut baik dimulainya Afghanistan Peace Process (APP), meningkatkan peran UNAMA selama pandemi, serta pentingnya Afghan-led and Afghan-owned Peace Process dengan partisipasi inklusif perempuan dan kaum muda.

"Sekali lagi, berhasil disahkannya resoludi 2543 mengenai perpanjangan misi UNAMA di Afganistan merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen Indonesia untuk mendukung proses perdamaian di Afganistan," sambungnya.

UNAMA sendiri merupakan misi PBB yang memiliki mandat untuk mendukung pemerintah Afganistan dalam beberapa hal, di antaranya pembangunan politik termasuk penguatan institusi pemerintahan, negosiasi perdamaian, penegakan HAM, dan perlindungan rakyat sipil khususnya anak-anak serta perempuan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya