Berita

Basuki Tjahja Purnama lias Ahok/Net

Politik

Erick Sudah Pasang Badan, Ahok Malah Menohok Dan Upper Cut

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 10:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahja Purnama terkesan menohok Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir karena membongkar aib di internal Pertamina sendiri.

Begitulah yang diungkapkan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu yang merasa prihatin dengan kondisi BUMN saat ini.

"Itu menohok terlalu jauh. Saya kasihan juga menterinya (Erick Thohir) baru beberapa hari pasang badan (mengatakan) Ahok enggak salah, tapi dirinya yang salah karena rugi Rp 11 triliun," ujar Said Didu dalam Talk Show Indonesia Business Forum di tvOne, Rabu malam (16/9).


Bahkan, mantan Komisaris PT Bukit Asam ini menyoroti satu pernyataan Ahok yang menilai Kementerian BUMN harusnya dibubarkan, dan kemudian diganti denan pembentukan Indonesia Corporation atau seperti Temasek, sebuah konsep penggabungan holding BUMN yang akan menjadi superholding.

"Tahu-tahu kena upper cut oleh Ahok. Kantornya mesti dibubarkan segera. Upper cut-nya ampun deh, semua di-upper cut," ungkap Said Didu.

Oleh karena itu, Said Didu mengaku bingung dengan sikap Ahok yang blak-blakan membuka aib Pertamina ke muka publik. Dia mempertanyakan apa sebenarnya tujuan dan maksudnya.

"Makanya saya bilang, Ahok ini lagi apa? Apakah sudah menyerah atau sedang ada tujuan lain?" ucapnya.

"Karena kalau saya membacanya dia sudah menyerah, 'aku enggak mampu ini, mohon pertolongan publik', kira-kira begitu. Karena semua substansi (masalah) itu tugas komisaris, enggak ada tugas yang lain," demikian Said Didu menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya