Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro/Net

Dunia

Nicolas Maduro: Venezuela Bergerak Maju Menuju Revolusi Pendidikan Hebat

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 09:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa negaranya tengah bergerak menuju revolusi pendidikan besar yang meyakinkan.

Hal tersebut dikatakan Maduro mengenai dimulainya kembali tahun ajaran 2020-2021 melalui kelas jarak jauh karena pandemik Covid-19, Rabu (16/9).
Di akun Twitter pribadinya, pemimpin Venezuela itu menyoroti rekondisi fasilitas saluran televisi lokal Vive-TV untuk mengubahnya menjadi multiplatform modern untuk merevolusi sistem pendidikan Venezuela.

"Rakyat Venezuela! Vive TV merekondisi semua fasilitasnya dan akan menjadi multiplatform modern, yang disesuaikan dengan zaman baru untuk merevolusi Sistem Pendidikan Venezuela. Kita sedang menuju Revolusi Pendidikan Hebat!," tulis Maduro di akun Twitternya, seperti dikutip dari PL, Kamis (17/9)

"Rakyat Venezuela! Vive TV merekondisi semua fasilitasnya dan akan menjadi multiplatform modern, yang disesuaikan dengan zaman baru untuk merevolusi Sistem Pendidikan Venezuela. Kita sedang menuju Revolusi Pendidikan Hebat!," tulis Maduro di akun Twitternya, seperti dikutip dari PL, Kamis (17/9)

Mulai Rabu (16/9) stasiun televisi tersebut memulai siaran yang sesuai dengan program pendidikan 'Setiap Keluarga Sekolah,' dengan konten yang dirancang untuk memastikan kelangsungan proses pengajaran di tengah keadaan darurat epidemiologi.

"Selain program televisi, tahun ajaran baru negara itu akan dikembangkan melalui penggunaan jejaring sosial, media cetak, radio dan metode lain untuk menjamin hak atas pendidikan dengan cara yang aman," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Freddy Nanez.

Menteri Nanez melaporkan bahwa saluran Vive-TV dan Venezolana de Television State akan berpartisipasi dalam pertemuan tahunan Jaringan Perusahaan Televisi Umum Amerika Latin Jumat (18/9) depan.

"Venezuela akan mengajukan proposal tentang bagaimana membuat program televisi di masa pandemik Covid-19, dengan fokus pada fungsi informasi dan pendidikan," menteri meyakinkan.

Setelah proses konsultasi nasional yang ekstensif untuk menilai campuran modalitas kembali ke kelas, pemerintah Venezuela memutuskan untuk menerapkan opsi pendidikan jarak jauh untuk menghindari wabah baru virus corona baru.

Terkini Venezuela mencatat 62.655 kasus Covid-19 dan 502 kematian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya