Berita

Kuasa Usaha Kuba, Lester Delgado/Net

Dunia

Dalam Sidang PBB Di Jenewa Kuba Tolak Politisasi Hak Asasi Manusia

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 08:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kuba menegaskan kembali penolakannya terhadap politisasi hak asasi manusia dan selektivitas isu sensitif sebagai sarana untuk menyerang beberapa negara Amerika Latin.

Dalam pidatonya di sesi ke-45 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Rabu (16/9), Kuasa Usaha Kuba Lester Delgado menunjukkan bahwa Komisaris Tinggi untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet dan kantornya harus memfokuskan pekerjaan mereka pada keadilan dan universalitas.

"Perjuangan melawan politisasi dan selektivitas harus menjadi tujuan dan prioritas dalam pekerjaan," tekan Delgado.


Diplomat Kuba itu juga mengutuk perang salib yang kotor terhadap Venezuela dan Nikaragua dan menyatakan solidaritas Kuba dengan negara-negara tersebut.

"Kami mengutuk tindakan koersif sepihak, ancaman terus menerus, destabilisasi dan campur tangan, di antara agresi lainnya, yang secara serius melanggar Piagam PBB dan Hukum Internasional,"  kata Delgado, mengutip Telesur English, Rabu (16/9).

"Kami mendesak Komisaris Tinggi untuk melanjutkan upaya memberikan kontribusi pada penghormatan, pendekatan yang seimbang, objektivitas, dialog dan kerjasama, yang sangat kurang dari Dewan ini dan hak asasi manusia," lanjutnya di forum tersebut.

Sebelum sesi ke-75, Kementerian Luar Negeri Kuba berkomitmen untuk membela multilateralisme dan memberikan penghormatan penuh terhadap prinsip dan norma Hukum Internasional, serta peran penting PBB dan majelis umumnya dalam menangani tantangan serius yang dihadapi umat manusia.

Para diplomat Karibia juga meratifikasi komitmen mereka untuk "pembangunan tatanan internasional yang demokratis, adil, dan setara yang menanggapi seruan untuk perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya