Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
RMOL. Deputi Prancis kembali mendesak pemerintah Presiden Emmanuel Macron tidak lagi menunda-nunda pengujian ganja untuk digunakan sebagai obat dengan mengatakan bahwa tingkat keterlambatannya sangat mengkhawatirkan dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya.
Sambil menyajikan laporan interimnya tentang pertanyaan kontroversial terkait legalisasi penggunaan terapeutik ganja, komite parlemen mengatakan Prancis harus mempertimbangkan produksi tanaman yang saat ini dikendalikan negara dan dilarang di Prancis.
"Sudah saatnya Prancis keluar dari zaman kegelapan tentang ganja, yang merupakan candu tetapi juga bisa menjadi obat," kata Jean-Baptiste Moreau, penulis utama laporan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/9).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31
Selasa, 01 September 2026 | 11:03
UPDATE
Minggu, 06 September 2026 | 05:51
Minggu, 06 September 2026 | 05:16
Minggu, 06 September 2026 | 04:52
Minggu, 06 September 2026 | 04:22
Minggu, 06 September 2026 | 03:53
Minggu, 06 September 2026 | 03:23
Minggu, 06 September 2026 | 02:50
Minggu, 06 September 2026 | 02:21
Minggu, 06 September 2026 | 01:59
Minggu, 06 September 2026 | 01:46