Berita

Analis Militer dan Pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie/RMOL

Dunia

Connie Rahakundini Bakrie: Normalisasi Israel Dengan Dunia Arab Tidak Mengejutkan

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 19:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Normalisasi hubungan yang dilakukan oleh Israel dengan dunia Arab tidak mengejutkan. Pasalnya, gagasan dan proses tersebut sudah muncul sejak lama.

Analis militer dan pertahanan Connie Rahakundinie Bakrie mengatakan, dunia Arab sudah tampak mencetuskan normalisasi hubungan dengan Israel pada 2002, ketika menyepakati Inisiatif Perdamaian Arab.

Inisiatif tersebut berisi negara-negara Arab akan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel dengan imbalan penarikan penuh Israel dari tanah yang diduduki setelah perang 1967, serta pembentukan negara Palestina yang merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibukotanya.


"Kemudian 2012 misalnya, ada Arab Spring. Negara-negara Arab dihadapkan pada pilihan untuk menjadi negara Islam atau sekuler," ujarnya dalam RMOL World View bertajuk "Normalisasi Arab-Israel Mungkinkah?" pada Rabu (16/9).

Selain itu, Connie mengungkap, jika dilihat pada 2017, negara-negara Arab mulai membuka diri dengan Israel. Terlihat ketika pada Juni 2017, Menteri Transportasi dan Intelijen israel, Yisrael Katz menyarankan Raja Salman untuk mengundang Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kemudian pada November 2017, Israel mengaku siap berbagi informasi intelijen mengenai Iran dengan Arab Saudi.

Proses tersebut kemudian memiliki momentum ketika pemilihan presiden Amerika Serikat (AS), di mana petahana Presiden Donald Trump memberikan dorongan yang keras untuk menormalisasi hubungan Israel dengan dunia Arab.

"Jadi tidak mengejutkan," tekannya.

Israel bersama dengan UEA dan Bahrain telah resmi menandatangani kesepakatan damai yang disebut dengan Abraham Accord.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu; Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif bin Rashid Alzayani; dan Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Gedung Putih pada Selasa (15/9).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya