Berita

Barbados/Net

Dunia

Berubah Jadi Republik, Barbados Copot Ratu Elizabeth II Dari Posisi Kepala Negara

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 17:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah merdeka pada 1966 dari kolonialisme Inggris, akhirnya Barbados akan menanggalkan statusnya sebagai negara persemakmuran.

Pergantian sistem pemerintahan Barbados dari monarki parlementer menjadi republik akan dilakukan pada perayaan Hari Kemerdekannya yang ke-55 pada 30 November 2021.

Dengan berubahnya status tersebut, negara di Karibia itu juga akan mencopot Ratu Elizabeth II sebagai Kepala Negara yang telah menjadi penguasa monarki di sana sejak 6 Februari 1952.


"Waktunya telah tiba untuk sepenuhnya meninggalkan masa lalu kolonial kita," ujar Gubernur Jenderal Barbador, Sandra Mason saat menyampaikan pidato atas nama Perdana Menteri Mia Mottley, seperti dikutip Reuters pada Rabu (16/9).

"Orang Barbad menginginkan Kepala Negara Barbadian. Ini adalah pernyataan keyakinan tertinggi pada siapa kami dan apa yang mampu kami capai. Karenanya, Barbados akan mengambil langkah logis berikutnya menuju kedaulatan penuh dan menjadi Republik," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya