Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Balas Roket Hamas, Israel Kirim Bom Ke Jalur Gaza

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 12:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kesepakatan damai antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA)-Bahrain yang ditandatangani pada Selasa (15/9) telah memicu ketegangan dengan Palestina.

Sumber keamanan Palestina melaporkan, Israel telah membom pangkalan pelatihan yang dimililki kelompok Hamas di Jalur Gaza pada Rabu dini hari (16/9).

Insiden tersebut terjadi setelah adanya dugaan kelompok tersebut menembakkan dua roket Israel pada hari penandatanganan kesepakatan damai. Satu roket berhasil dicegat oleh Iron Dome, sementara lainnya menghantam kota pesisir Ashdod dan melukai dua orang.


Dilaporkan The National, tidak ada klaim dari pihak Palestina mengenai serangan tersebut, sementara Israel langsung menyatakannya sebagai aksi Hamas.

Sebulan sebelumnya, Hamas sendiri sudah mulai meningkatkan intensitas serangan balon pembakar tehradap Israel yang dibalas oleh serangkaian serangan udara ke Jalur Gaza.

Hingga berita ini dirilis, belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan yang diakibatkan oleh serangan bom Israel ke Jalur Gaza.

Hamas sendiri telah menguasai Gaza sejak 2007. Di mana sejak saat itu, Hamas sudah tiga kali berperang besar dengan Israel.

Sementara itu, normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab beberapa waktu terakhir dilakukan atas bantuan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Pada 13 Agustus, Trump mengumumkan normalisasi hubungan antara Israel dan UEA, yang diikuti oleh Bahrain pada 11 September.

Keputusan UEA dan Bahrain untuk melakukan kesepakatan damai atau yang disebut "Abraham Accord" tersebut membuat Palestina kecewa.

Iran dan Turki telah menyatakan kecaman keras atas normalisasi tersebut. Keduanya menyebut UEA dan Bahrain telah menusuk bangsa Palestina dari belakang.

Di tengah perpecahan dunia Arab, faksi-faksi yang berselisih di Palestina, Hamas dan Fatah, telah menyatakan persatuan untuk melawan pendudukan Israel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya