Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyaksikan penandatanganan kesepakatan damai oleh Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu; Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan; dan Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif bin Rashid Alzayani; dan Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Gedung Putih pada Selasa, 15 September 2020/Net

Dunia

Trump: Ada Sembilan Negara Yang Mengantre Untuk Normalisasi Hubungan Dengan Israel

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 10:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negosiasi yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump untuk mengajak negara-negara Arab melakukan normalisasi hubungan dengan Israel telah berhasil.

Bahkan, ada semakin banyak negara yang mengantre untuk melakukan kesepakatan damai dengan Israel, meski ada Palestina yang merasa dikhianati.

Setelah upacara peresmian kesepakatan damai antara Israel dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain di Gedung Putih pada Selasa siang (15/9), Trump mengatakan, ada sekitar lima hingga enam negara yang saat ini berada di jalan menuju perdamaian dengan Israel.


"Kami sedang dalam proses yang sangat jauh dengan sekitar lima negara tambahan. Setidaknya ada lima atau enam negara yang akan datang dengan sangat cepat," ujarnya saat menjamu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu; Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdullatif bin Rashid Alzayani; dan Menteri Luar Negeri UEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan.

"Mereka ingin melihat perdamaian. Mereka sudah lama bertengkar. Mereka adalah negara yang bertikai, tetapi mereka lelah berperang. Anda akan melihat banyak aktivitas yang sangat hebat. Ini akan menjadi perdamaian di Timur Tengah," sambungnya.

Namun berselang beberapa jam setelahnya atau Selasa sore, Trump merevisi angka tersebut menjadi tujuh hingga sembilan negara yang mengantre untuk melakukan normalisasi dengan Israel. Di mana salah satu di antaranya tampaknya adalah Arab Saudi.

"Kita akan memiliki tujuh atau delapan atau sembilan (negara). Kita akan memiliki lebih banyak negara untuk bergabung, termasuk satu yang besar," ujarnya kepada wartawan seperti dimuat Eurasian Times, merujuk pada Arab Saudi sebagai negara besar di Timur Tengah.

Selain itu, Trump juga yakin Palestina akan ikut bergabung melakukan kesepakatan damai dengan Israel.

"Kami sedang berbicara dengan orang-orang Palestina. Di saat yang tepat, mereka juga akan bergabung," tambahnya.

Menanggapi Trump, Netanyahu menyela, menyampaikan Israel tidak akan merasa isolasi di kawasan saat ini. '

“Israel tidak merasa terisolasi sama sekali. Ia menikmati kemenangan diplomatik terbesar dalam sejarahnya," ujarnya.

Sementara itu, ratusan orang berkumpul di South Lawn yang berjemur untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian antara Israel dengan UEA dan Bahrain.

Perjanjian bilateral, yang dijuluki Abraham Accords itu meresmikan normalisasi hubungan negara Yahudi yang sudah mencair dengan kedua negara Arab, sejalan dengan oposisi bersama mereka terhadap Iran dan agresi di wilayah tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya