Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump: Pada Akhirnya Palestina Akan Ikut Berdamai Dengan Israel

RABU, 16 SEPTEMBER 2020 | 00:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika meyakini kesepakatan perdamaian bersejarah yang ditengahi negara itu dengan Israel terhadap Uni Emirat Arab dan Bahrain pada akhirnya akan membuat Palestina terdesak untuk ikut serta. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan kesepakatan-kesepakatan lainnya akan segera menyusul.

"Kami membuat orang-orang berdatangan dalam waktu singkat untuk mencapai kesepakatan ini, pada akhirnya orang-orang Palestina akan masuk juga," kata Trump saat wawancara di ‘Fox & Friends’, Selasa, seperti dilaporkan New York Post.

Ia menambahkan, setelah Israel dan UEA mencapai kesepakatan, Bahrain juga membuat kesepakatan. Bukan tidak mungkin negara Arab lainnya akan menyusul, begitu juga dengan Palestina. Dengan begitu akan segera tercipta kedamaian di Timur Tengah.


“Anda akan merasakan kedamaian di Timur Tengah, tanpa menjadi bodoh dengan menembak semua orang dan membunuh semua orang,” kata Trump.

Wawancara Trump itu terjadi menjelang Gedung Putih mengadakan upacara penandatanganan perjanjian normalisasi UEA-Israel yang dijadwalkan berlangsung Selasa (15/9) malam, waktu setempat, disusul dengan Bahrain-Israel akan menandatangani kesepakatan yang baru-baru ini mereka capai.

Trump juga dengan ringan mengiyakan ketika ditanyakan bahwa pemerintahannya menengahi perjanjian normalisasi antara Israel dan negara-negara Arab adalah bagian dari upaya diplomatiknya untuk menekan Palestina agar menegosiasikan kesepakatan damai, seperti dilaporkan oleh Politico.

"Ya, bisa dibilang begitu" kata Trump. “Bagian terakhir adalah bagus untuk kita miliki, dan itu bagus untuk Israel. Tapi tentu saja itu hanya sebagian. Orang Palestina sangat sulit untuk dihadapi. "

“Saya beritahu Anda, ketika kami mulai menarik negara-negara lainnya, mereka akan bergabung, 100 persen. Mereka benar-benar mencapai titik di mana mereka ingin membuat kesepakatan. Mereka tidak akan mengatakan itu secara terang-terangan, tetapi mereka ingin membuat kesepakatan,” kata Trump dengan sangat yakin.

Trump mengungkapkan Amerika Serikat telah mengirimkan bantuan yang sangat banyak untuk Palestina, walau banyak seruan yang mengatakan, ‘Matilah, Amerika!’ 

“Kami membayar mereka 750 juta dolar AS. Ya, itu uang yang banyak. Kami mengirimkan bantuan uang itu untuk mereka, tetapi mereka berbicara buruk tentang kami. Saya pun mengatakan, 'Saya akan mengakhiri bantuan ini. Beri tahu mereka bahwa kami tidak akan membayarnya lagi. Ya, dan kami tidak membayarnya lagi.”

Trump juga memperkirakan bahwa Iran akan merundingkan kembali kesepakatan nuklir yang ditarik AS jika dia terpilih kembali pada November, tetapi Republik Islam itu mengulurkan harapan bahwa Joe Biden akan menang.

"Mereka sangat ingin membuat kesepakatan tetapi mereka ingin melihat apa yang terjadi dalam pemilu," kata Trump, menambahkan bahwa AS akan mencapai kesepakatan dengan Iran dalam satu bulan jika berhasil memenangkan pemilihan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya