Berita

Plt Rektor Universitas Binawan, Dr Ayu Dwi Nindyati dalam pembukaan PKKBM secara daring/Repro

Nusantara

Di Masa Pandemi, Universitas Binawan Gelar PKKMB Secara Virtual

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 23:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pandemi Covid-19 memaksa kegiatan pendidikan di Indonesia dilakukan dengan jarak jauh.

Seperti yang dilakukan Universitas Binawan, Jakarta yang menggelar kegiatan pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) tahun 2020 secara virtual pada 15-17 September.

Plt Rektor Universitas Binawan, Dr Ayu Dwi Nindyati mengatakan, PKKMB yang mengusung tema 'PKKMB sebagai gerbang awal membentuk mahasiwa yang berdaya saing internasional, berakhlak dan siap bersaing di era digital' ini bertujuan agar mahasiswa baru memiliki nilai-nilai sejalan dengan tema yang diangkat.


"Meski digelar daring tapi dapat memberikan gambaran terhadap mahasiswa baru mengenai lingkungan kampus dan menambah pemahaman mengenai sistem akademik. PKKMB dapat menumbuhkan semangat dan motivasi untuk lebih baik ke depannya," ujar Dr Ayu dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/9).

Di hari pertama, PKKMB mengenalkan Universitas Binawan kepada mahasiswa dengan disertai sambutan dari rektor dan dilanjutkan pemutaran video fasilitas kampus serta kegiatan belajar di kampus.

Selanjutnya perkenalan Dekan dan Kepala Prodi, Direktur Ketua Lembaga. Terdapat pula bincang dengan Dirjen Vokasi Kemdikbud, Wikan Sakarinto dengan materi perguruan tinggi di era new normal.

Di hari kedua, Rabu besok (16/9), PKKMB diisi dengan materi antikorupsi yang akan disampaikan langsung oleh Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komjen Firli Bahuri.

Di hari ketiga, Kamis (17/9), PKKMB akan mengenalkan mahasiswa baru kepada prodi masing-masing sekaligus menyosialisasikan kegiatan mahasiswa di kampus seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan.

Ketua LLDIKTI wilayah III, Prof Dr Agus Setyo Budi menjelaskan tentang kampus merdeka dan merdeka belajar kepada mahasiswa baru serta memberikan motivasi agar bisa berprestasi, baik di akademik mau pun nonakademik.

"Ayo raih prestasi setinggi-tingginya. Kalau bisa IPK-nya 3,5, 3,6 itu keren. Kalau juara olahraga, kesenian itu keren. Jadi belajar dan mengambil ilmu di mana saja dan dari mana saja," jelas Prof Agus.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya