Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Rusia Kembangkan 26 Dari 128 Jenis Vaksin Covid-19 Berbeda Di Dunia

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setidaknya ada 26 jenis berbeda dari 128 vaksin Covid-19 di dunia yang saat ini tengah dikembangkan di Rusia, termasuk Sputnik V yang sudah mendapatkan lisensi.

Demikian yang diungkap oleh kepala pengawas kesehatan masyarakat Rusia (Rospotrebnadzor), Anna Popova dalam pertemuan di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia pada Selasa (15/9), seperti dilaporkan Sputnik.

"Secara global, 36 vaksin sedang dalam tahap uji klinis, dan 92 vaksin sedang melalui uji praklinis. Di Rusia, 17 organisasi ilmiah sedang mengerjakan 26 vaksin," ujarnya.


Sebelumnya, pada Agustus, Sputnik V yang dikembangkan oleh Gamaleya Research Institute bersama dengan Kementerian Pertahanan Rusia sudah terdaftar menjadi vaksin Covid-19 pertama di dunia.

Dalam pernyataannya, Popova juga memaparkan, berdasarkan data resmi, tidak ada gelombang kedua pandemi Covid-19 di Rusia selama musim panas.

"Hari ini, Spanyol, Jerman, dan Prancis mendekati angka yang sama (50 persen kasus asimtomatik), tetapi mereka kehilangan waktu ketika mengatakan tidak ada gelombang (virus corona) di musim panas," jelasnya.

"Mereka yakin tidak ada gelombang di musim panas. Mereka yakin ada dua gelombang, sementara kami pikir ini adalah proses epidemiologi yang sama, hanya manifestasi yang berbeda," sambungnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya