Berita

Ilustrasi Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI)/Net

Politik

Ketua Depidar SOKSI Jakarta: Fraksi Golkar DKI Dan DPP Harus Segera Diselaraskan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 14:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang menarik rem darurat Covid-19 sebelumnya sudah pernah disuarakan Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta.

Pada Senin (7/9), Ketua Fraksi Golkar DKI Jakarta, Basri Baco meminta Gubernur Anies Baswedan tidak hanya sekadar merangkai kata melainkan harus berani tarik rem bila kondisi makin parah.

Selang dua hari, Gubernur Anies mengumumkan menarik rem darurat dengan mengembalikan PSBB seperti awal mula diterapkan. Namun belakangan, kebijakan ini justru dikritik DPP Golkar, termasuk Menteri Perindustrian Agus Gumiwang yang menilai langkah tersebut tidak tepat.


Melihat hal ini, Ketua Depidar VIII SOKSI Provinsi DKI Jakarta, Barita R Ricky menilai pernyataan Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI kontraproduktif dengan apa yang sedang dilakukan pemerintah pusat.

“Harusnya Golkar DKI dan Fraksi Golkar DKI bisa lebih melihat urgensi yang lebih penting dalam kondisi pandemi ini,” tegas Ricky kepada wartawan, Selasa (15/9).

Ia pun menyinggung sikap Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Perekonomian dan Ketua PEN. Saat ini, kata dia, Airlangga sedang berupaya maksimal memperbaiki kondisi negara.

“Harusnya Basri Baco lebih mendukung policy PEN. Begitu juga dengan Pak Agus Gumiwang yang senada menolak rem darurat tersebut,” jelasnya.

Hal itu penting agar menghindari bias politik dalam permasalahan ini, dimana Ketua Umum Partai Golkar sedang menjalankan program-program pemerintah, namun kontras dengan sikap Fraksi Golkar DKI.

Oleh karenanya, ia pun meminta DPP Partai Golkar segera melakukan evaluasi kinerja jajaran di bawahnya semata-mata untuk menghindari terjadinya disharmoni antara DPP dan Fraksi Golkar DKI Jakarta.

“Karena dengan adanya disharmoni ini, maka pihak luar akan menilai terjadi ketidakselarasan politik antara DPP dan DPD Golkar DKI Jakarta, padahal ini disebabkan kurang berkualitasnya Ketua Fraksi Golkar DKI Jakarta,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya