Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Korea Selatan Amankan 60 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Untuk 60 Persen Populasi

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 11:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan tengah bersiap mengamankan pasokan awal vaksin virus corona baru (SARS-CoV-2) untuk 60 persen dari total populasinya atau 30 juta orang.

Perdana Menteri Chung Sye-kyun mengatakan, sulit untuk mendapatkan pasokan awal bagi seluruh populasi yang berjumlah 52 juta orang karena adanya ketidakpastian seputar keamanan, kemanjuran, dan pengembangan vaksin Covid-19.

"Pemerintah akan bernegosiasi dengan organisasi internasional terkait dan pembuat vaksin untuk mengamankan pasokan awal, serta akan membeli lebih banyak saat ada pengembangan lebih lanjut," ujarnya pada rapat kebinet pada Selasa (14/9).


Dimuat CNA, pada Agustus, Korea Selatan bergabung dengan skema COVAX yang dipimpin oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memastikan akses vaksin yang adil dan mudah bagi dunia.

Korea Selatan sendiri akan membeli 20 juta dosis vaksin Covid-19 dari skema COVAX yang dapat memvaksinasi 10 juta orang. Mengingat vaksinasi dilakukan selama dua kali, sehingga membutuhkan dua dosis untuk setiap orang.

Selain itu, otoritas kesehatan mengatakan, Seoul juga telah bekerja sama dengan beberapa pembuat obat swasta untuk mengamankan 40 juta dosis vaksin Covid-19.

Beberapa di antaranya adalah AstraZeneca dari Inggris yang bekerja sama dengan SK Bioscience Korea Selatan pada Juli untuk memproduksi vaksin guna membangun pasokan global.

Kemudian pada Agustus, Novavax Inc dari Amerika Serikat (AS) secara terpisah mengatakan bekerja sama dengan SK Bioscience untuk meningkatkan pasokannya.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) pada Senin (14/9) tengah malam melaporkan, 106 kasus Covid-19. Sehingga keseluruhan infeksi di Korea Selatan saat ini menjadi 22.391 kasus dengan total kematian akibat COVID-19 menjadi 367.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya