Berita

Warga mengerumuni lokasi ledakan truk bermuatan bahan peledak/Net

Dunia

Truk Meledak Di Wilayah Kekuasaan YPG/PKK, Sembilan Orang Tewas

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah ledakan yang berasal dari truk kecil bermuatan bahan peledak membuat warga di kota Afrin, Suriah panik.

Ledakan yang terjadi pada Senin (14/9) tersebut setidaknya telah menewaskan sembilan orang dengan 43 lainnya terluka.

Dilaporkan Anadolu Agency, kantor gubernur provinsi Hatay saat ini tengah melakukan investigasi dan mengidentifikasi orang-orang yang terlibat dalam serangan.


Afrin merupakan kota yang dikuasai oleh oposisi, kelompok TPG/PKK yang disebut oleh Turki sebagai teroris.

Pada 2018, melalui Operasi Cabang Zaitun, sebagian besar teroris YPG/PKK telah dibersihkan. Walau begitu, kelompok tersebut kerap melakukan serangan dari wilayah Tal Rifaat dan Manbij di Suriah dengan mengincar Jarabulus, Azaz, dan Afrin.

Menurut sumber keamanan setempat, belum diketahui penyebab serangan ledakan teror di Afrin, pihak YPG/PKK pun mengaku tidak bertanggung jawab.

Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, YPG/PKK telah bertanggung jawab atas kematian hampir 40ribu orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.

Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi anti-teror yang berhasil melintasi perbatasannya di Suriah utara untuk mencegah pembentukan koridor teror dan untuk memungkinkan pemukiman damai penduduk: Euphrates Shield (2016), Olive Branch (2018), dan Peace Spring (2019).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya