Berita

Kebakaran yang terjadi di California, Amerika Serikat/Net

Dunia

Api Hanguskan AS, Joe Biden Salahkan Donald Trump Yang Tak Pernah Percaya Perubahan Iklim

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 08:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran hebat yang terjadi di seluruh Pantai Barat Amerika Serikat (AS) membuat isu perubahan iklim masuk dalam agenda penting pemilihan presiden 2020.

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 3,2 juta hektar hangus di California, jumlah terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah. Api juga menghancurkan setidaknya 4.100 bangunan, membuat lebih dari 60 ribu orang mengungsi, dan 35 lainnya meninggal dunia.

Kandidat presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden sudah memberikan serangannya kepada petahana, Donald Trump. Ia menyebut Trump bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan tersebut karena sejak awal tidak mengakui adanya pemanasan global.


"Penyangkalan iklim Donald Trump mungkin tidak menyebabkan rekor kebakaran, rekor banjir, dan rekor badai," ujar Biden dalam pidatonya di Delaware, mengutip The Age, Selasa (15/9).

"Jika dia mendapat masa jabatan kedua, kejadian mengerikan ini akan menjadi lebih umum, lebih menghancurkan, dan lebih mematikan," sambungnya.

Hanya 50 hari lagi menjelang pemungutan suara pada 3 November 2020. Biden berusaha membalikkan keadaan Trump yang dalam beberapa pekan terakhir berhasil menyusulnya.

"Jika kita memiliki empat tahun lagi penolakan iklim Trump, berapa banyak pinggiran kota yang akan terbakar dalam kebakaran hutan? Berapa banyak pinggiran kota yang akan dibanjiri? Berapa banyak pinggiran kota yang akan terhempas dalam badai super?" tanya Biden.

Selama ini, Trump berdalih, kebakaran disebabkan oleh pengelolaan hutan yang buruk dan bukan karena perubahan iklim.

Trump sendiri baru saja mengunjungi McClellan Park, California untuk meninjau keadaan api. Di sana, Sekretaris Badan Sumber Daya Alam California, Wade Crowfoot mengatakan, pengabaikan iklim dalam isu kebakaran hutan tidak dapat dilakukan.

"Ini akan mulai menjadi lebih dingin. Lihat saja," jawab Trump.

"Saya berharap sains setuju dengan Anda," jawab Crowfoot.

Gubernur California dari Partai Demokrat, Gavin Newsom, mengatakan kepada Trump bahwa perubahan iklim adalah satu hal yang nyata.

"Kami jelas sangat merasakan panasnya panas. Kekeringan semakin kering (dan) saat kami mengalami kubah panas, hal seperti yang belum pernah kami lihat dalam sejarah kami," ujarnya.

Selain mencemooh Trump, Biden juga sudah mengumumkan rencana iklim sebesar 2 triliun dolar AS untuk menetapkan target emisi nol pada 2050.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya