Berita

Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Net

Politik

Pernyataan Puan 'Digoreng' Karena Dia Ketua DPR Dan PDIP

MINGGU, 13 SEPTEMBER 2020 | 23:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal Pancasila dan Sumatera Barat yang berisi harapan, menjadi bermakna negatif karena sengaja dipolitisasi.

Dosen Universitas Djuanda Agus Surachman mengatakan, upaya mempolitisasi pernyataan atau salah ucap guna menjatuhkan lawan politik menjadi suatu yang lumrah belakangan ini. Puan dan PDIP dalam perkara Sumbar dan Pancasila adalah menjadi salah satu contoh.

"Sekarang seperti sudah biasa, ada kesalahan bicara langsung dipolitisasi dan dijadikan isu untuk menyudutkan," kata Agus kepada wartawan, Minggu (13/9).


Dalam kasus Sumbar dan Pancasila, Agus menilai ada pihak yang sengaja menggoreng pernyataan Puan. Sementara, jamak diketahui, secara matrilinier atau keturunan dari garis ibu Fatmawati, Puan dan Megawati adalah orang Minangkabau. 

Begitu juga dari garis ayahnya, Taufiq Kiemas diangkat menjadi penghulu kaum Sikumbang, Nagari Sabu, Tanah Datar dengan gelar Datuak Basa Batuah. 

"Jadi tak mungkin ada maksud negatif dari pernyataan Puan soal Sumbar dan Pancasila. Mungkin karena Puan mnjabat Ketua DPR dan dari PDIP maka pernyataannya menjadi sorotan," jelasnya.

Agus pun mendorong agar persoalan ini segera diselesaikan dengan mengedepankan dialog dan saling klarifikasi.

"Agar polemik ini tak terus digoreng, mungkin ada baikanya juga jika Puan meluruskan,” demikian Agus.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya