Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Data Menunjukkan, Tingkat Hunian Rumah Sakit Covid-19 Di Jakarta Tidak Sepenuh Bali

JUMAT, 11 SEPTEMBER 2020 | 13:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

RMOL. Lonjakan kasus positif Covid-19 secara nasional yang naik 18 persen pada minggu ini dibanding minggu lalu membuat sejumlah rumah sakit rujukan perawatan pasien corona di beberapa daerah kebanjiran pasien.

Jika tak segera diantisipasi, dikhawatirkan kapasitas yang tersedia akan habis dalam waktu dekat ini.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan tentang 10 provinsi dengan tingkat hunian RS Covid-19 tertinggi per 5 September, Provinsi DKI Jakarta masih di bawah Provinsi Bali yang selama seminggu ini mengalami peningkatan kasus positif hingga 100 persen.


Tingkat hunian RS Covid-19 di Bali berada di posisi pertama dengan persentase mencapai 98 persen dari 55 RS rujukan. Angka ini lebih tinggi dari Jakarta yang berada di posisi kedua dengan persentase hunian 83 persen dari 67 RS rujukan.

Mengacu data per 8 September yang disampaikan Jurubicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, kasus positif di Bali tercatat 6.549 orang dengan jumlah meninggal 128 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.196 pasien masih dalam perawatan, tapi hanya 668 orang yang masih dirawat di rumah sakit. Sementara, jumlah tempat tidur yang tersedia di 55 rumah sakit rujukan Covid-19 di Bali adalah sebanyak 778 kasur.

Dari jumlah kasus dan ketersediaan tempat tidur khusus pasien Covid-19, rumah sakit di Bali terancam penuh jika kasus corona masih saja terus bertambah.

Sementara untuk DKI Jakarta, kondisi 67 RS rujukan Covid-19 sebagian besar sudah dalam kondisi penuh. Rinciannya, ada 7 RS rujukan yang ruang ICU dan ruang isolasinya penuh 100 persen. Kemudian 47 RS lainnya keterisian tempat tidur ruang ICU maupun isolasinya berada di atas 60 persen, dan 14 RS lainnya terisi di bawah 60 persen.

Tak hanya itu, ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet yang totalnya 2.700, saat ini masih tersedia 1.100 tempat tidur. Bahkan, pemerintah juga kini membuka tower 4 dan 5 untuk isolasi mandiri dengan kapasitas 4.800 tempat tidur.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya