Berita

Jet tempur Rafale buatan Prancis/Net

Dunia

Perbatasan Memanas, India Kirim Lima Jet Tempur Rafale Barunya Ke Ladakh

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 16:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lima jet tempur Rafale buatan Prancis menambah armada Angkatan Udara India di tengah ketegangan dengan India di perbatasan, wilayah Ladakh.

Lima jet tempur tersebut sebenarnya sudah tiba di pangkalan udara Ambala, negara bagian Haryana utara pada 29 Juli. Itu merupakan pangkalan operasional pasukan India yang ditempatkan di perbatasan dengan Pakistan dan China.

Setelah lebih dari sebulan, kelimanya baru masuk ke dalam layanan angkatan udara pada Kamis (10/9), melansir ABC.


Jet tempur tersebut melaksanakan tugasnya menjadi bala bantuan yang dikirim New Delhi ke wilayah Ladakh setelah ketegangan di sana meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada upacara di pangkalan udara utara, Menteri Pertahanan India Rajnath Singh mengatakan, induksi pesawat tempur sangat signifikan mengingat situasi keamanan di perbatasan India.

Selain kebuntuan di wilayah Ladakh, pasukan India secara teratur bentrok dengan tentara Pakistan di sepanjang perbatasan de facto mereka di Kashmir, yang diklaim oleh Pakistan dan dibagi di antara mereka.

Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly yang menghadiri upacara tersebut, mengatakan pesawat Rafale telah membuktikan kemampuan mereka dalam menangani pasukan pemberontak di Mali dan Suriah.

"Kemampuan jet itu akan memberikan keunggulan bagi India di kawasan untuk melindungi dirinya sendiri," ujarnya.

Rafale sendiri memiliki 13 fitur khusus dan rudal jarak jauh yang memberikan kemampuan serangan jarak jauh.

Sejak 1997, Rafale menjadi pejuang asing pertama yang bergabung dalam angkatan udara India setelah Su-30MKI buatan Rusia.

Jet tempur tersebut adalah bagian dari kesepakatan senilai 8,78 miliar dolar AS yang ditandatangani dengan Prancis pada 2016 ketika India berupaya untuk memodernisasi militernya.

Kesepakatan tersebut berisi penjualan 36 jet Rafale yang akan rampung dan dikirim pada 2022.

Selain Rafale, India yang merupakan salah satu importir senjata terbesar di dunia juga telah menyetujui pembelian 21 pesawat tempur Rusia MiG-29 dan 12 Sukhoi Su-30MKI seharga 2,43 miliar dolar AS pada 2 Juli.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya