Berita

Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah/Net

Nusantara

KNPI: Penerapan Protokol Kesehatan Harus Lebih Tegas Di Masa Pilkada

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 04:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bandarlampung khawatir atas penerapan protokol kesehatan pada gelaran pilkada serentak di masa pandemik Covid-19.

Pasalnya, saat pendaftaran calon kepala daerah saja penerapan protokol kesehatan terlihat sangat longgar.

"Kami khawatir terciptanya klaster-klaster baru," ujar Ketua DPD KNPI Kota Bandarlampung Iqbal Ardiansyah kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (9/9).


Menurut dia, penerapan protokol kesehatan harus dijalankan secara disiplin dalam setiap tahapan pilkada, penyelenggara pilkada baik Bawaslu dan KPU, serta peserta pilkada harus taat pada protokol kesehatan

Iqbal berpendapat, KPU maupun Bawaslu harus memiliki inovasi dan kreativitas dalam menjalankan setiap tahapan pilkada di tengah pandemik Covid-19 ini agar tidak menimbulkan klaster-klaster baru.

"Bisa melalui media masa, elektronik, agar tidak menimbulkan keramaian, yang justru rentan Penyebaran virus Covid-19," katanya.

Iqbal meminta kepada Gugus Tugas Covid-19 untuk lebih tegas lagi kepada seluruh pihak tak terkecuali penyelenggara pilkada agar betul-betul patuh dan disiplin dalam setiap tahapan pilkada kedepan.

"Sudah dijalankan saja masih ada yang terjangkit, apalagi kalau tidak atau di abaikan," tutup Iqbal.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya