Berita

Iring-iringan salah satu Bapaslon di Pilkada Tangsel/RMOLBanten

Nusantara

Pendaftaran Cakada Dengan Iring-iringan Jangan Sampai Jadi Klaster Baru Covid-19

KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 | 02:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pasca pendaftaran tiga bakal pasangan calon (Bapaslon) walikota dan wakil walikota Tangerang Selatan pada 4 September sampai 6 September lalu membuat semua kalangan khawatir.

Bukan tanpa alasan, kekhawatiran muncul karena tiga paslon mendapat kawalan dari ratusan pendukungnya saat mendatangi kantor KPU Tangsel untuk mendaftarkan diri.

Terlebih, di saat pandemik Covid-19 ini, baik pemerintah dan semua jajarannya menganjurkan untuk menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan mencegah kerumunan.


Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany juga berharap pelaksanaan pendaftaran paslon untuk Pilkada Tangsel tidak menimbulkan klaster Covid-19 baru.

"Tahapan Pilkada sedang berjalan dan bagaimana protokol Covid-19 untuk dijalankan jangan sampai ada kluster baru," terang Airin dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (9/9).

Masih kata Airin, meski dalam peraturan KPU (PKPU) tidak ada sanksi tegas bagi paslon yang melanggar. Namun, bagi pendukung bisa disanksi sesuai dengan peraturan karantina.

"Jadi pada intinya hukum itu menjadi satu kesatuan. Hukum itu menjadi satu kesatuan manakala ada satu aturan yang mengatur tidak berarti menghapuskan. Manakala ada kegiatan Pilkada tidak berarti perwal tentang PSBB, pergub tentang PSBB itu menjadi dilanggar. Itu tidak boleh, harus menjadi satu kesatuan," jelasnya.

Guna mencegah adanya klaster Covid-19 baru, Airin bersama seluruh stakeholder mengajak untuk terus mengantisipasi dan mengawasi protokol kesehatan.

"Semuanya siaga, Pak kapolres, Pak Dandim. Kita diminta siaga terus semua. Sebagai satuan gugus tugas ya semuanya bekerja, Bu kajari, saya , pak kapolres, Dinkes semuanya menjadi satuan gugus tugas," demikian Airin.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya